Minggu, 21 Jun 2026 13:04 WIB

DPPPA Lamongan Catat 15 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Awal 2024

Ilustrasi.
Ilustrasi.

jatimnow.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Lamongan, menunjukkan fakta memilukan di awal tahun 2024 ini. Jumlah kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak mencapai 15 kasus.

Lebih rinci, DPPPA Lamongan menyebut 15 kasus tersebut yakni 6 kekerasan terhadap perempuan dan 9 kekerasan menimpa anak selama 2024 atau Januari sampai Juni ini.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sebanyak 2 kasus kekerasan perempuan yakni Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), kasus pelecehan yang memanfaatkan dunia maya, bisa jadi penyebarluasan konten sensual yang dilatarbelakangi hubungan buruk korban dan pelakunya.

2 kasus lainya yakni Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), 1 kasus bulliying, dan 1 kasus kekerasan seksual seperti pemerkosaan dan lain sebagainya.

Sementara itu, kasus kekerasan anak cukup memilikuan dengan 9 kasus didominasi pelecehan seksual sebanyak 4 kasus, 2 kekerasan fisik, dan 3 pelaku kekerasan atau Anak Berurusan dengan Hukum (ABH).

Baca Juga: Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kediri Latih 120 Kader Pendamping Keluarga

"Data ini diambil atas kasus yang ditangani Unit PPA Polres Lamongan yang secara tidak langsung melibatkan kami," ungkap Kepala Dinas PPPA Lamongan, Umuronah, Senin (3/6/2024).

Beberapa pekan terakhir, Polres Lamongan memang tengah menangani kasus kekerasan perempuan dan anak. Minggu lalu saja, Polres Lamongan berhasil mengungkap 1 kasus pemerkosaan, 1 pencabulan dan menangani 1 kasus KBGO.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Sementara itu, Umuronah membeberkan bahwa langkah yang sudah dilakukan untuk menekan angka kasus kekerasan ialah gencar sosialisasi yang rutin digelar di kecamatan.

"Sosialisasi di sekolah-sekolah, dan masyarakat umum di kantor kecamatan, upaya lain yakni pengadaan rol banner tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak kami distribusikan ke seluruh kecamatan," urainya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.