Senin, 15 Jun 2026 19:54 WIB

Respons Pj Wali Kota Batu soal Pelajar Tewas Usai Dikeroyok

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 02 Jun 2024 10:51 WIB
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. (Foto: Prokopim Pemkot Batu)

jatimnow.com - Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengatakan, adanya peristiwa pengeroyokan terhadap salah satu pelajar SMP Negeri di Kota Batu, yang dilakukan kawannya menjadi pukulan berat bagi pemerintah.

Pihaknya berjanji akan mengevaluasi lembaga pendidikan dan keluarga agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Menurutnya, kehidupan tidak terlepas dari permasalahan, tidak hanya di lingkungan anak atau pendidikan.

"Tidak ada pemerintah yang mau menghadapi satu masalah tanpa penyelesaian. Apa yang terjadi pada anak kita adalah pukulan yang berat buat kami sebagai pemerintah. Tentunya kami akan terus evaluasi, baik lingkungan sekolah atau keluarga," kata Aries, Minggu (2/6/2024).

Persoalan tersebut dikatakannya bukan hanya beban pemerintah di lingkungan pendidikan saja.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Aries menegaskan, peran lingkungan dan orangtua juga sangat besar terhadap tumbuh kembangnya anak.

Ia berharap, peran orangtua bisa membantu pemerintah dalam menjaga dan mendampingi anak.

"Pagi sampai sore tanggungjawab sekolah, setelah keluar dari sekolah itu adalah tanggungjawab lingkungan dan keluarga. Maka keterlibatan proses pendidikan itu tidak hanya guru dan pemerintah, tapi jug masyarakat," katanya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Ia mengajak orang tua untuk mengajarkan pendidikan akhlak dan etika kepada anak. Orang tua juga harus ikut mengawasi dan mendampingi.

"Maka yang terjadi ini adalah bagiamana pendampingan terhadap anak harus dilakukan pemerintah dan orang tua," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.