Sabtu, 20 Jun 2026 04:55 WIB

Pemkab Tulungagung Hibahkan Rp69 Miliar untuk Pilkada 2024

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengalokasikan anggaran hibah sebesar Rp69 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024. Rinciannya, Rp52 miliar untuk KPU dan Bawaslu senilai Rp17 milliar.

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan pihak KPU sudah menyelesaikan proses administrasi untuk pencairan dana hibah ini. Namun Bawaslu masih belum melakukan hal itu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pihaknya berharap, Bawaslu segera memproses kelengkapan administrasi untuk pencairannya, sebab anggaran sudah disiapkan dan bisa segera diserap.

“Sudah siap semua, ini kita harap segera diserap karena anggarannya sudah disiapkan," ujarnya, Rabu (29/5/2024).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tulungagung Pungky Dwi Puspito mengatakan, proses administrasi untuk pencairan akan dilakukan minggu depan. Pihaknya merinci, proses kelengkapan administrasi untuk pencarian sempat terhambat karena ada pergantian bendahara di Bawaslu.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kemudian beberapa waktu yang lalu juga ada revisi dan pergeseran anggaran karena adanya potensi penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2024. Revisi ini berimbas pada jumlah badan adhoc yang harus disiapkan oleh Bawaslu.

“Ada beberapa perubahan anggaran sehingga perlu melakukan revisi," tuturnya.  

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain itu, pihaknya juga sempat melakukan penelitian ulang penataan anggaran sesuai dengan arahan dari Inspektorat Kabupaten Tulungagung, namun pihaknya memastikan anggaran yang disiapkan Pemkab dinilai sudah cukup.

“Kalau cukup atau tidaknya, tergantung pandai-pandainya kita menata anggaran, paling banyak lebih dari 50 persen anggaran kita itu untuk biaya operasional badan adhoc," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.