Rabu, 17 Jun 2026 23:38 WIB

Apresiasi 3 Atlet Asian Games, 1.500 Warga Trenggalek Senam Bareng

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 16 Sep 2018 11:50 WIB
Warga Trenggalek yang menggelar senam untuk atlet kebanggaan mereka, Minggu (16/9/2018)
Warga Trenggalek yang menggelar senam untuk atlet kebanggaan mereka, Minggu (16/9/2018)

jatimnow.com - Tiga atlet Asian Games 2018 asal Trenggalek, Gustin Dwi Jayanti (atlet tenis meja), Rini Susanti (atlet sepak takraw) dan Dwi Samsul Arifin (atlet senam lantai), memang tidak menyumbangkan medali. Namun siapa sangka, warga Trenggalek tetap bangga dengan mereka.

Ini bisa terlihat, sekitar 1.500 warga tumplek blek di Alun-Alun Trenggalek, mereka senam bersama dengan atlet Asian Games asal Trenggalek. Mereka terlihat antusias mengikuti irama lagu bernuansa poco-poco.

Baca Juga: Bubarkan Senam Emak-emak, Ini Klarifikasi Kades Semboro Jember

"Alhamdulillah bisa ikut hadir dalam senam bersama atlet. Saya bisa lihat atlet," kata Dian Erica salah satu warga Trenggalek.

Walaupun yang hadir hanya Gustin Dwi Jayanti (atlet tenis meja), sementara dua atlet lainnya diwakilkan keluarganya, warga tetap senang.

"Ya karena yang terkonfirmasi hanya Mbak Gustin. Dua lainnya sedang latihan," kata Monik Wahyu, Komunitas Warga Cinta Trenggalek.

Monik mengatakan, senam ini bisa terlaksana karena banyak komunitas yang gabung. Seperti paguyuban kakang mbakyu Trenggalek, komunitas reptil, komunitas soundsytem dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Kades Semboro Jember Bubarkan Senam Emak-emak Terancam Dipidana

Menurutnya, ini merupakan bentuk penghargaan terhadap atlet asal Trenggalek yang sudah berjuang membawa nama harum Trenggalek.

"Ya walaupun belum mendapatkan medali. Tapi setidaknya mereka (para atlet asal Trenggalek) sudah membuktikan bisa sampai level Asian Games," terangnya.

Bentuk penghargaan lain, lanjut ia, yakni memberikan uang Rp 2.000.000. "Itu hasil sukarela dari anggota komunitas yang hadir," katanya.

Baca Juga: Peringati Hari Disleksia Sedunia, Emak-emak di Jember Senam Kolaboratif

Terakhir, kegiatan ini bertujuan untuk memancing warga Trenggalek. "Siapa tahu ada yang menyusul menjadi atlet. Di sini kami wadahi bisa tanya ke atletnya langsung," tegasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.