Senin, 15 Jun 2026 04:59 WIB

Cara Bupati Trenggalek Promosikan Jalur Sepeda Aman

Jalur sepeda di Trenggalek di lukis mural. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jalur sepeda di Trenggalek di lukis mural. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Melalui seni mural, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ingin mempromosikan jalur sepeda aman bagi pengguna jalan. Penerapan seni mural di jalur sepeda ternyata mengadopsi negara maju di Eropa.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menggandeng seniman mural untuk melukis jalur sepeda. Selain itu, seluruh kepala dinas di lingkup Pemkab Trenggalek juga diminta turut serta melukis jalur sepeda, yang berada di depan Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

“Ini merujuk beberapa negara maju, bahwa memberikan warna pada jalan dapat menciptakan lalu lintas yang aman bagi pengguna sepeda dan pejalan kaki,” ujarnya, Kamis (23/05/2024).

Mas Ipin menjelaskan, melukis mural di jalan dapat menjadi media promosi keamaan penguna sepeda dan pejalan kaki. Mengingat ruas jalan di Trenggalek itu tidak cukup luas, sehingga dengan melakukan mural di jalan, mampu menciptakan jalur sepeda terproteksi.

Adapun rencana yang akan terapkan adalah membuat kegiatan sepeda yang dikombinasikan potensi kebudayaan dan kuliner Trenggalek.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Serahkan SK Pensiun kepada 90 PNS

“Harapannya jalur sepeda yang telah dimural ini dapat mempercantik pusat ekonomi kerakyatan di Trenggalek. Kami akan hidupkan kembali event sepeda seperti Night Ride,” paparnya.

Lukis mural di jalur sepeda Trenggalek mengusung beberapa konsep, mulai dari konsep perpaduan warna, pendidikan dan lain sebagainya.

Baca Juga: Inflasi di Trenggalek 2,53 Persen, Mas Ipin Gunakan Pendekatan Ekologi

Di sisi lain, penggunaan warna pada lukis mural di jalur sepeda menggunakan warna cerah, dengan tujuan pengguna jalan mendapatkan kesan kebahagiaan.

“Jadi setiap spot jalur sepeda memiliki konsep mural yang berbeda. Tapi dalam seni mural jalur sepeda ini menggunakan permainan warna cerah, agar orang yang melihat itu bisa bahagia,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.