Senin, 22 Jun 2026 08:29 WIB

Inflasi di Trenggalek 2,53 Persen, Mas Ipin Gunakan Pendekatan Ekologi

  • Penulis :
  • | Jumat, 05 Des 2025 10:59 WIB
Foto: Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Inflasi di Kabupaten Trenggalek cenderung stabil dan bahkan berada di bawah rata-rata nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan potensi dasar ekonomi masyarakat.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, berdasarkan data angka inflasi di Trenggalek mencapai 2,53 persen. Angka ini berada dibawah inflasi nasional yang mencapai 2,8 persen.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Inflasi di Trenggalek cenderung stabil. Bahkan berada di bawah rata-rata nasional," ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rata-rata indikator inflasi di Trenggalek tidak mengalami fluktuasi seperti di daerah lain. Hal ini disebabkan dasar ekonomi masyarakat.

"Sekitar 60 persen tenaga kerja di Trenggalek bekerja disektor pertanian dan peternakan," ucapnya.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Mas Ipin meminta dalam upaya pengendalian laju inflasi, Kabupaten Trenggalek harus melakukan pendekatan ekologi. Artinya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Trenggalek dan harus menjaga keseimbangan ekologi.

"Atap ekonomi Trenggalek itu adalah lingkungan hidup. Sedangkan lantainya adalah kebutuhan dasar," terangnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Disisi lain, Pemkab Trenggalek masih memiliki tugas untuk meningkatkan taraf hidup tenaga kerja di sektor ekonomi dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan hilirisasi.

"Kami akan tingkatkan dinamisme ekonomi di Trenggalek dengan hilirisasi. Makanya kami sangat terbuka jika ada orang buat investasi peternakan atau investasi pengelolaan hasil pertanian," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.