Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Polresta Malang Kota Klaim Selamatkan 440 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 23 Mei 2024 11:08 WIB
Ribuan narkoba dimusnahkan di Mapolresta Malang Kota, pada Rabu (22/5/2024). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Ribuan narkoba dimusnahkan di Mapolresta Malang Kota, pada Rabu (22/5/2024). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polresta Malang Kota memusnahkan barang bukti ribuan jenis narkoba. Polresta Malang Kota mengklaim telah menyelamatkan sebanyak 440 ribu jiwa lebih warga Malang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan tidak mengkonversikan ke nilai angka rupiah, karena narkoba merupakan barang tidak berguna.

Baca Juga: Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia Hasil Temuan di Sumenep

"Ribuan jenis narkoba itu merupakan barang bukti hasil ungkap kasus selama periode Maret - Mei 2024," kata Budi Hermanto, saat pemusnahan di halaman belakang Mapolresta Malang Kota, Rabu (22/5/2024).

Barang bukti narkoba tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar melalui mesin incinerator milik Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur.

Budi Hermanto mengatakan, selama periode Maret - Mei 2024 terdapat 29 kasus penyalahgunaan narkoba. Untuk jumlah tersangka sebanyak 31 orang, terdiri dari 29 laki-laki dan 2 perempuan.

Peran masing-masing dari para tersangka yaitu sebagai kurir dan pengedar. Serta merupakan jaringan Sumatera, wilayah Kota Malang dan sekitarnya.

"Untuk sabu, yaitu seberat 1.979,33 gram, ganja seberat 46.444,91 gram, pil dobel L sebanyak 339.398 butir, ekstasi 380 butir, dan carnophen 20.000 butir," katanya.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

Namun, untuk barang bukti yang dimusnahkan, terdiri dari sabu seberat 1.506,75 gram, ganja seberat 44.216 gram, ekstasi 319 butir, carnophen 19.000 butir, dan pil koplo dobel L 50.000 butir.

"Sedangkan sisanya sebagai barang bukti dalam persidangan di pengadilan," katanya.


Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap, dengan pengungkapan ini memberikan efek jera bagi mereka yang terlibat jaringan narkoba.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

"Tentunya kami meminta bantuan dari semua, baik dari Pemerintah, dari Polresta dari DPRD, Kejaksaan dan semuanya. Tentu ini juga tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.

Terkait hal itu, Wahyu juga meminta dukungan seluruh masyarakat Kota Malang untuk ikut memutus mata rantai peredaran narkoba.

"Kota Malang ini banyak mahasiswa maupun pendatang, banyak tempat-tempat yang memungkinkan akan terjadi hal-hal tersebut. Dan tentunya kita tidak bisa tanpa dukungan masyarakat Kota Malang juga," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.