Jumat, 19 Jun 2026 13:21 WIB

Pj Wali Kota Malang Beri Penghargaan Inovasi Pencegahan Stunting, Ini Daftarnya

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 23 Mei 2024 08:29 WIB
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Foto: dok. jatimnow.com)
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka stunting di Kota Malang saat ini berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) sebesar 17,3 persen.

Sedangkan data lainnya, berdasarkan laporan E-PGGBM pada Februari 2024 cut off per tanggal 17 Maret 2024 menunjukkan adanya penurunan angka stunting dibandingkan tahun 2023. Yakni, yang semula 8,68 persen menjadi 8,38 persen.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, upaya penurunan angka stunting di Kota Malang ditangani secara kolaboratif dan lintas sektoral.

Disampaikannya, bahwa berbagai pihak dari perangkat daerah seperti kelurahan, kecamatan, maupun puskesmas juga turut melakukan upaya dengan berbagai inovasi dalam menurunkan angka stunting.

"Dalam menurunkan angka stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri, namun membutuhkan upaya kolaboratif dari berbagai perangkat daerah bahkan elemen masyarakat juga," kata Wahyu, Rabu (22/5/2024).

Pemkot Malang juga telah memberikan penghargaan pencegahan stunting terbaik di Kota Malang tahun 2023 kepada kecamatan, kelurahan maupun puskesmas yang berhasil menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Hal ini untuk memicu dan mendorong, tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, terdapat beberapa tanggung jawab yang harus dilakukan oleh kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

Penghargaan diberikan atas inovasi dan keterlibatan aktif yang telah dilakukan dalam menurunkan angka stunting.

"Mereka adalah ujung tombak. Selama ini yang sudah dilakukan mereka adalah inovasi-inovasi yang beragam. Selain inovasi, juga secara real data-data yang sudah dihasilkan oleh kecamatan dan kelurahan," katanya.

Perlu diketahui, untuk tiga terbaik kecamatan, kelurahan dan Puskesmas yang meraih Penghargaan Pencegahan Stunting Terbaik di Kota Malang tahun 2023 adalah sebagai berikut:

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

Kategori Kecamatan
Rangking I : Kecamatan Klojen
Rangking II : Kecamatan Sukun
Rangking III : Kecamatan Lowokwaru

Kategori Kelurahan
Rangking I: Kelurahan Rampal Celaket
Rangking II: Kelurahan Kebonsari
Rangking III: Kelurahan Klojen

Kategori Puskesmas
Rangking I: Puskesmas Rampal Celaket
Rangking II: Puskesmas Cisadea
Rangking III: Puskesmas Kendalsari.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.