Jumat, 12 Jun 2026 17:15 WIB

Ratusan Wartawan Sampang Bawa Keranda Tolak RUU Penyiaran

Unjuk rasa jurnalis menolak RUU Penyiaran. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Unjuk rasa jurnalis menolak RUU Penyiaran. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan wartawan melakukan aksi penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran. Mereka menyampaikan aspirasi ke gedung DPRD setempat, Senin (20/5/2024).

Wartawan tergabung dari sejumlah organisasi jurnalis yang ada di Kabupaten Sampang. Mereka menolak RUU Penyiaran yang dinilai merugikan dan mengebiri kebebasan karya jurnalistik.

Baca Juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Ratusan awak media dan aktivis berkumpul di area Lapangan Wijaya Kusuma dan mendatangi Kantor DPRD setempat. Mereka membawa sejumlah miniatur keranda sebagai simbol matinya demokrasi dan kebebasan pers.

Selain itu, mereka membentangkan sejumlah poster berisi kritikan terhadap RUU. Mereka meminta DPRD setempat untuk menyampaikan aspirasi ke DPR RI.

Salah satu Korlap aksi sekaligus Ketua IJTI Madura, Kamaluddin mengatakan aksi tersebut dilakukan karena massa menilai revisi Undang-Undang penyiaran dinilai sangat menyesatkan dan dianggap sebagai upaya pembungkaman pers.

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

"Ini bentuk pembungkaman terhadap pers. Dan ini bertolak belakang dengan UU no. 40 tahun 1999," katanya.

Dia menegaskan, liputan investigasi itu harusnya didukung, bukan dibungkam. Karena liputan investigasi itulah muncul informasi yang justru mendidik publik. Tapi upaya DPR untuk membungkam pers dinilai relevan dan justru mengkhianati demokrasi dan mengkhianati reformasi yang telah melahirkan UU no 40 tahun 1999 tentang pers.

"Selain itu, RUU Penyiaran tidak hanya pelarangan terhadap liputan investigasi tapi ada tumpang tindih penyelesaian sengketa pers. Hal Ini pasti berpotensi mereduksi demokrasi dan kemerdekaan pers di Indonesia,"

Baca Juga: Mengenal Enny Nuraheni, Srikandi Foto Jurnalistik Peraih APFI Lifetime Award

Jurnalis dikenal sebagai pilar keenam. Jika kebebasan pers dibungkam maka tidak akan lagi ada kontrol yang baik terhadap pemerintah. Imbasnya akan dirasakan oleh rakyat Indonesia.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.