Senin, 15 Jun 2026 05:00 WIB

Pembunuh Balita di Tulungagung Diduga Mengidap Skizofernia

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Dok Polres Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - RAP (29) warga Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung sering menjawab ngawur saat diperiksa Satreskrim Polres setempat. Keterangan yang diberikan tidak masuk akal.

Pelaku pembunuhan terhadap MAK (3) yang tak lain merupakan anaknya sendiri ini bahkan menyebut mendengar bisikan gaib. Bahkan pelaku menyebut korban sebagai anak dajjal.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kerap mendengar bisikan gaib.

Kondisi ini diduga mulai terjadi sejak pelaku bekerja sebagai TKI di Taiwan. Pelaku lalu dipulangkan oleh pihak agensi dengan alasan mengalami depresi. Padahal pelaku baru 8 bulan bekerja.

"Pelaku dipulangkan oleh agensi dengan alasan depresi, " ujarnya, Selasa (14/05/2023).

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Polisi menduga pelaku mengidap Skizofernia. Berdasarkan ciri-ciri yang sudah didapatkan, kuat indikasi pelaku mengalami Skizofernia.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku mengaku mendapat bisikan bahwa korban merupakan anak dajjal. Jika tidak dibunuh, pelaku maka korban akan membunuhnya. Meskipun begitu, polisi masih menunggu hasil tes kejiwaan yang sudah dilakukan.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Kasus ini akan kita lanjutkan, terkait dugaan depresi atau gangguan kejiwaan nanti majelis hakim yang memutuskan saat persidangan, " jelasnya.

Sebelumnya, warga Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan balita berinisial MAK (3), yang dilakukan oleh ayahnya. Pelaku sempat membelikan korban mainan sebelum peristiwa tersebut. Usai membunuh korban, pelaku tampak santai sambil merokok di depan rumah.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.