Rabu, 17 Jun 2026 14:28 WIB

Hasil Autopsi Jenazah Balita yang Dibunuh Ayahhnya di Tulungagung

Suasana di ruang autopsi RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suasana di ruang autopsi RSUD dr Iskak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proses autopsi jenazah MAK (3) warga Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung telah rampung. Balita tersebut dibunuh ayah kandungnya, RAP (29).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung, Iptu Nursaid mengatakan, dari pemeriksaan luar, ditemukan beberapa luka lebam pada tubuh korban. Meliputi punggung, telinga kanan dan leher yang mengalami lebam. Berdasarkan hasil autopsi diketahui penyebab kematian korban karena kekurangan oksigen.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Adapun tanda-tanda yang ditemukan yakni kuku biru dan terjadi pendarahan pada selaput lendir kelopak mata bagian dalam.

"Korban mengalami gangguan pertukaran oksigen sehingga menyebabkan mati lemas. Korban diperkirakan meninggal sekitar 18.00 WIB hingga 07.00 WIB," ujarnya, Senin (13/5/2024).

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Disinggung soal penyebab korban kekurangan oksigen, Nursaid mengungkapkan pihaknya masih mendalami kasus ini. Bisa jadi pelaku mencekik atau menindih badan korban. Pelaku sendiri kini sudah ditahan. Kasus tersebut kini ditangani oleh UPPA Satreskrim Polres Tulungagung.

"Kekurangan oksigen bisa disebabkan karena cekikan atau tindihan. Yang pasti kami masih mendalami kasus ini," tuturnya.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Saat disinggung mengenai informasi pelaku yang mengalami depresi, Polisi masih akan melakukan pendalaman. Mereka berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. Hingga saat ini baru dua saksi yang sudah dimintai keterangannya.

"Saksi yang diperiksa istri dan ayah pelaku, tes kejiwaan akan segera kita lakukan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.