Rabu, 10 Jun 2026 12:25 WIB

Pelindo Tanam 20.000 Bibit Mangrove di Desa Bancaran Bangkalan

  • Penulis :
  • | Rabu, 08 Mei 2024 17:04 WIB
Program sulam mangrove dilakukan di Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura. (Foto: Humas Pelindo Regional 3 for jatimnow.com)
Program sulam mangrove dilakukan di Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura. (Foto: Humas Pelindo Regional 3 for jatimnow.com)

jatimnow.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan melakukan penyulaman atau penanaman bibit mangrove.

Hal ini merupakan upaya monitoring dan evaluasi program penanaman mangrove guna memastikan program tanam mangrove maksimal.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Program sulam mangrove dilakukan Rabu (8/5/2024). Sedikitnya, terdapat 20.000 bibit mangrove ditanam ulang di area seluas 11 hektar di Desa Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program penanaman mangrove yang telah dilakukan Pelindo pada tahun 2023. Sebanyak 55.000 bibit mangrove ditanam di area yang sama.

“Pada tahun 2023, kami menanam 55.000 bibit mangrove di Desa Bancaran. Namun, karena faktor ombak yang besar, sekitar 25-30% bibit mangrove tersebut mati,” ujar Senior Manager Hukum, Karlinda Sari.

Karlinda menambahkan, kegiatan tanam dan sulam mangrove kali ini tidak hanya melibatkan masayarakat melalui kelompok-kelompok tani, namun juga peran aktif pegawai perusahaan untuk ikut langsung melakukan penanaman. Hal ini sejalan dengan Employe Social Responsibility dari Kementerian BUMN.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

“Dukungan kami pada lingkungan tidak hanya pada program2 TJSL, namun juga peran langsung para pegawai kami. Harapannya, partisipasi pegawai bisa terus bertambah ke depannya,” tuturnya.

Kegiatan penyulaman mangrove di Desa Bancaran disambut baik oleh masyarakat setempat. Ketua kelompok Tani Tunas 2 Desa Bancaran, Saleh Mujamil, menyampaikan terima kasih kepada Pelindo atas perhatiannya terhadap kelestarian lingkungan di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pelindo atas bantuannya dalam menanam mangrove di Desa Bancaran. Mangrove sangat penting bagi kami, karena dapat mencegah abrasi pantai dan melindungi habitat biota laut. Kami juga akan membantu merawat mangrove yang ditanam agar dapat tumbuh dengan baik,” ujar Saleh.

Baca Juga: Mudik 2026, Pelindo Regional 3 Siagakan 21 Terminal Penumpang

Penanaman mangrove di Desa Bancaran merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan Tanggung Jawab Sosial Lingkunga Pelindo. Mangrove memiliki banyak manfaat, di antaranya mencegah abrasi pantai, melindungi habitat biota laut, dan menyerap emisi karbon.

Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung kelestarian lingkungan hidup. Pelindo menargetkan pada tahun 2024 akan menanam mangrove di area seluas 100 hektar.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.