Sabtu, 13 Jun 2026 07:20 WIB

Ada 2.196 Kasus HIV/AIDS Baru di Kabupaten Probolinggo

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Rabu, 08 Mei 2024 11:34 WIB
Dinkes saat melaksanakan quarterly meeting of COC/ Strategic Use for ARV (Foto: Humas Pemkab Probolinggo for jatimnow)
Dinkes saat melaksanakan quarterly meeting of COC/ Strategic Use for ARV (Foto: Humas Pemkab Probolinggo for jatimnow)

jatimnow.com - Ada 2.196 kasus HIV/AIDS baru di Kabupaten Probolinggo yang dilaporkan melalui Sistim Informasi HIV/AIDS (SIHA), hingga bulan April 2024. Sejauh ini, baru 55 orang yang telah memulai pengobatan Antiretroviral (ARV).

Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melaksanakan quarterly meeting of COC/ Strategic Use for ARV (SUFA) at district level, Selasa (7/5/2024).

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kegiatan itu diikuti oleh 34 orang Pengelola Program HIV Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Probolinggo, sebagai upaya pengendalian dan pencegahan menyebarnya virus HIV/AIDS.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr Nina Kartika menjelaskan Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia.

Sedangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

“Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS. Sedangkan penderita AIDS membutuhkan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan berbagai komplikasinya," kata dr Nina.

Nina melanjutkan, dalam kegiatan yang dilaksanakan itu, Dinkes berusaha untuk menganalisis dan mencari solusi penderita HIV yang berhenti melakukan pengobatan/LFU.

“Selain itu mampu menganalisa ODHIV LFU dan mencari solusi agar bisa kembali menjalani pengobatan serta evaluasi capaian program HIV masing-masing layanan sesuai dengan kesepakatan awal,” ujrnya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Menurut Nina, jumlah penderita HIV/AIDS belum mengalami penurunan, karena belum memadainya tatalaksana HIV/AIDS sesuai dengan standart baik dalam penemuan kasus/diagnosis, paduan obat, pemantauan pengobatan, pencatatan dan pelaporan.

“Untuk mencapai target yang ditentukan perlu adanya pertemuan antar petugas layanan dan mencari solusi terbaik bagi ODHIV yang berhenti pengobatan/LFU agar mendapatkan pelayanan yang maskimal di fasilitas kesehatan Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.