Kamis, 18 Jun 2026 01:20 WIB

Novel Tak Kenal Maka Taaruf Bakal Diangkat ke Layar Lebar, Ini Kata Penulisnya

  • Penulis : Gerhana
  • | Selasa, 07 Mei 2024 19:38 WIB
Penulis novel berjudul 'Tak Kenal Maka Ta'aruf' yakni Pak Mim Yudiarto. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Penulis novel berjudul 'Tak Kenal Maka Ta'aruf' yakni Pak Mim Yudiarto. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Novel berjudul Tak Kenal Maka Taaruf karya Pak Mim Yudiarto akan segera diangkat ke layar lebar. Hal ini dikatakan langsung oleh penulis novel tersebut yang akrab disapa Pak Mim pada Selasa (7/5/2024) di UIN Malang.

Perlu diketahui, novel Tak Kenal Maka Taaruf memuat cerita yang di dalamnya bernuansa religi, romansa, komedi, dan memiliki nilai edukasi.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Pesan dalam cerita ini adalah edukasi terhadap generasi Z bahwa menjalani hubungan pasangan ada tuntunannya dalam agama Islam, dan tidak ruwet, dengan Taaruf," kata Pak Mim, Selasa (7/5/2024).

Novel ini sebelumnya juga mendapat perhatian dari berbagai kampus lainnya yang menggelar bedah buku ini. Beberapa kampus di antaranya, seperti UIN Jakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Brawijaya.

"Kita roadshow yang ketiga kalinya di Malang, dan sebelumnya ke UMM, dan sekarang di UIN Malang ramai, asyik," katanya.

Rencananya, film adaptasi dari novel ini akan disutradarai oleh Fajar Bustomi, yang dikenal lewat film Dilan. Kehadiran Fajar Bustomi memberikan harapan bahwa adaptasi film akan setia pada esensi dan pesan yang disampaikan dalam novel.

Proses penyusunan skenario telah dimulai dan sekarang memasuki tahap casting. Dari chemistry antara tokoh utama hingga interpretasi akting yang mendalam, diharapkan film ini terus tumbuh di kalangan pecinta novel dan perfilman.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Untuk pemilihan pemain yang memerankan, untuk pemeran pembantu utama sudah clear, sekarang negosiasi dengan pemain utama," katanya.

Meski begitu, Pak Mim belum bisa membocorkan siapa saja sosok pemeran utama dan pembantu yang akan membawa karakter-karakter di dalam novel ini hidup.

"Sosok yang dicari sesuai dengan ceritanya, ada tokoh Faris yang kuliah di jurusan Teknologi Kelautan, pintar adzan, mengaji. Kemudian, Zoya yakni anak dari Kyai dari Jombang yang kuliah di Fakultas Kedokteran, menggunakan hijab, tegas, kalem dan teguh," jelasnya.

Diketahui, untuk penulis naskah dari film ini yakni seorang dosen di Fakultas Humaniora UIN Malang bernama Whida. Wanita tersebut juga terlibat langsung dalam proses casting.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Pak Mim berharap, pengalaman dan kepekaan Whida terhadap materi cerita, partisipasinya menjadi jaminan bahwa nuansa dan karakter novel akan tersampaikan secara autentik dalam versi filmnya.

Diperkirakan, film ini akan menghiasi layar bioskop pada akhir tahun 2024.

"Lokasi syutingnya (rencananya) di IPB (Institut Pertanian Bogor), Pesantren Tebu Ireng, targetnya November tayang. Untuk skenario akan diringkas, ada yang dihilangkan, ditambah, yang penting tidak mencederai alur cerita," kata Pak Mim.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.