Kamis, 18 Jun 2026 11:27 WIB

5 Fakta Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Narkoba Jawa - Sumatera

Kapolrestabes Surabaya didampingi Kasatreskoba saat membeber hasil pengungkapan sindikat kurir narkoba jaringan lintas Sumatera-Jawa (dok Humas Polrestabes for jatimnow.com)
Kapolrestabes Surabaya didampingi Kasatreskoba saat membeber hasil pengungkapan sindikat kurir narkoba jaringan lintas Sumatera-Jawa (dok Humas Polrestabes for jatimnow.com)

jatimnow.com - Satnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus dua anggota sindikat kurir sabu dan pil ekstasi jaringan Sumatera-Jawa. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 40,8 kg sabu dan 26.019 butir inek.

Dari pengungkapan dan penangkapan 2 kurir narkoba kelas kakap itu, polisi menyebut 500 ribu masyarakat terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Berikut fakta-fakta penangkapan kurir narkoba jaringan Sumatera-Jawa.

1. Dua kurir diamankan

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce mengatakan pengungkapan jaringan kurir narkoba ini berawal dari pengembangan kasus dan penangkapan yang dilakukan oleh polisi pada Kamis (7/3/2024) yang lalu.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan 2 tersangka, yakni SD (36), calon penumpang kapal asal Desa Suka Baru, Lampung Selatan dan YM (48), wiraswasta asal Jalan Abadi Kabupaten Pekan Baru, Riau.

2. Beraksi di 3 wilayah berbeda

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce menjelaskan dari pemeriksaan kedua kurir tersebut, barang bukti puluhan kilogram sabu dan puluhan ribu pil ekstasi berhasil disita dari 3 lokasi yang berbeda.

Adapun lokasi pertama, dari tersangka SD, didapatkan barang bukti di Lobby Apartemen di Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (7/4/2024), berupa 1 tas jinjing warna ungu berisi 24 bungkus plastik teh China warna hijau berisi sabu seberat 23.929,42 gram atau 23 Kg.

Dari tersangka YM di Jalan Raya Letjen Sutoyo Sidoarjo pada Jumat (5/4/2024), polisi berhasil mengamankan barang bukti 16 bungkus sabu seberat 15.960,64 gram atau 15 kg.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Masih dari keterangan YM, di Blok IV Kasokandel Majalangka Jawa Barat, polisi mendapatkan barang bukti berupa 1 bungkus sabu seberat 1.000,76 gram (1 kg) dan 1 kantung plastik berisi 5.921 butir pil ekstasi.

3. Dibungkus teh Cina 

Saat mengamankan kedua tersangka, polisi juga menyita 24 bungkus teh Cina warna kuning merek Guanyinwang yang berisikan sabu dengan berat netto keseluruhan 23.929,42 gram.

Selain itu juga ditemukan 4 bungkus plastik berisi pil ekstasi warna coklat logo gambar kepala singa dengan jumlah total 20.098 butir, 1 tas ransel, 1 tas jinjing warna ungu, 2 KTP, hingga 16 bungkus sabu seberat 15.960,64 gram.

Total ada 40.890,82 gram atau 40,8 kg sabu dan 26.019 butir ekstasi, nilai ekonomis dari 40.890,82 gram sabu dan ektasi 26.019 butir mencapai Rp 66 miliar.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

4. Modus memanfaatkan momen arus mudik

Terungkap, bahwa para pelaku menjalankan bisnis barang haram ini dengan cara berpindah-pindah dari hotel ke hotel dan memanfaatkan momen arus mudik untuk mengelabui petugas.

5. Komisi Rp15 juta

Dikatakan Kapolrestabes Surabaya, tersangka berperan sebagai kurir narkoba dan mendapatkan komisi sebesar Rp5 juta sampai Rp15 juta.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.