Rabu, 17 Jun 2026 17:05 WIB

BPBD Bersihkan Sampah dan Tebar Ikan di Sungai Brantas Kediri Bareng Relawan

  • Penulis :
  • | Sabtu, 27 Apr 2024 16:15 WIB
BPBD dan Forkopimda Kota Kediri susur Sungai Brantas. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
BPBD dan Forkopimda Kota Kediri susur Sungai Brantas. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - BPBD Kota Kediri bersama relawan membersihkan sampah dan menebar benih ikan di Sungai Brantas, Sabtu (27/4/2024). Mereka juga menanam pohon di sepanjang bantaran sungai.

Pj Wali Kota Kediri Zanariah hadir dalam kerja bakti bersih sungai peringatan Hari Bumi Sedunia 2024 ini. Bersama Forkopimda, dia juga menyusuri sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa tersebut.

Baca Juga: Fenomena Bediding Melanda Kediri Raya, Tingkatkan Risiko ISPA

“Ini tidak hanya memperingati Hari Bumi dan Hari Air Sedunia, tapi ini kebutuhan Kota Kediri yang harus kita hidupkan untuk selalu bebersih, menjaga lingkungan Kota Kediri jadi bersih, sehat nyaman,” kata Zanariah.

Menurut Zanariah, ini merupakan kewajiban bersama untuk menjaga kebersihan Sungai Brantas. Mereka juga tidak bisa menyalahkan daerah-daerah lain yang juga ikut membuang sampah di sungai ini, hingga mengalir ke Kota Kediri.

Sementara itu, selain relawan, seperti PMI, Pramuka, WWI, Oleng Oleng Indonesia, dan Suket Teki Nusantara (STN), OPD serta TNI-Polri juga turut dalam kerja bakti ini. Termasuk para perguruan silat yang dengan cekatan membersihkan sampah-sampah di kawasan tersebut. Total, ada 1.100an orang bergabung dalam gerakan ini.

Untuk benih ikan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh mengatakan, ada 100.000 lebih benih ikan lokal disebar di aliran Sungai Brantas. Ada Wader, Tawes, Baderbang, Sengkaring dan Nilem, bantuan dari provinsi dan relawan BPBD.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

“Jadi memang hari ini kita ada tiga kegiatan utama, bersih-bersih sampah dan e eceng gondok, kemudian tebar benih ikan lokal. Hari ini kita mendapat bantuan 100.000 dari provinsi dan 15.000 dari relawan BPBD. Kita juga menanam pohon,” jelas Indun.

Total, ada 300 pohon bantuan dari Wahyu Alam. Seperti Buni, Jati Belanda, Mundu, Ketepeng, Beringin, Kluwak, Gayam Karet Kebo, Asam dan Kayu Lanang.

“Tanaman ini tidak hanya mengindahkan tapi juga memiliki manfaat untuk Kota Kediri,” tambah Indun.

Baca Juga: Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

“Untuk penanamannya, kita fokuskan di sekitar aliran Sungai Brantas agar menguatkan bibir sungai karena memang ini punya akar yang menguatkan,” tandasnya.

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.