Jumat, 19 Jun 2026 06:42 WIB

Laga Terakhir Lawan Persebaya, Persik Kediri Buka Peluang untuk yang Jarang Main

  • Penulis :
  • | Jumat, 26 Apr 2024 16:40 WIB
Pemain Persik Kediri M Khanafi. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Pemain Persik Kediri M Khanafi. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri akan melakoni laga terakhir babak reguler Liga 1 2023/2024, melawan tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/4/2024) sore.

Dalam sesi latihan terakhir di Stadion Brawijaya, sebelum bertolak menuju Kota Pahlawan, pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide terlihat mencoba sejumlah pemain. Ya, di laga nanti dia akan membuka peluang untuk anak asuhnya yang hingga saat ini masih jarang main.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

"Tadi kita coba beberapa pemain di latihan. Mungkin besok saya akan memberikan kesempatan untuk pemain yang minim waktu bermain di musim ini," kata Marcelo Rospide, Jumat (26/4/2024).

Memang, masih cukup banyak pemain Persik Kediri yang jarang tampil di musim ini, seperti Miftahul Hamdi, Fitra Ridwan dan M Khanafi yang praktis hanya masuk di babak kedua.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Meski demikian, Marcelo Rospide tetap mengincar kemenangan di laga ini. Dia tak main-main, pelatih asal Brasil itu bertekad mempersembahkan kemenangan terakhir untuk Persik Mania.

Terkait Persebaya Surabaya, kemenangan 4-0 di putaran pertama menurutnya tidak menjadi jaminan. Bajul Ijo adalah tim kuat yang sulit dikalahkan, terlebih di GBT, dimana ribuan Bonek Mania akan hadir memenuhi stadion untuk memberikan dukungan.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

"Ini derby, pasti Persebaya juga akan memberikan hal serupa di kandangnya. Ini tidak mudah, akan menarik. Laga pertama tidak bisa jadi acuan," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.