Sabtu, 20 Jun 2026 02:17 WIB

Satpol PP Surabaya Perketat Penertiban di Traffic Light jelang Peringatan Otoda

Petugas Satpol PP Surabaya saat apel persiapan pengamanan Hari Otoda (Foto: dok Satpol PP Surabaya for jatimnow.com)
Petugas Satpol PP Surabaya saat apel persiapan pengamanan Hari Otoda (Foto: dok Satpol PP Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Satpol PP Kota Surabaya perketat penertiban di seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Penertiban dan penjagaan dilakukan di ruas-ruas jalan guna mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat jelang Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXXVIII, pada Kamis (25/4/2024) besok.

Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, Satpol PP Surabaya mulai memperketatkan penertiban pada hari Selasa (23/4/2024) hingga Minggu (28/4/2024) mendatang. Para personel Satpol PP juga telah ditempatkan di seluruh titik traffic light di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Balai Pemuda Dikosongkan, Ruang Ekspresi Seniman Surabaya Menyusut

“Di Surabaya ini, kami punya 137 Traffic Light, kami lakukan penjagaan mulai pagi hari sampai malam hari. Tujuannya, untuk mengantisipasi adanya pengemis, sulak-sulak maupun Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” kata Irna, Rabu (24/4/2024).

Selain itu, Satpol PP Surabaya juga melakukan penertiban pada pedestrian di seluruh wilayah Surabaya bebas dari para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada para tamu undangan yang hadir pada saat Peringatan Hari Otoda 2024.

“Kami juga telah menyiapkan tiga tim penjagaan, tim Jatisuro yang berjaga di lampu merah, tim Jolodoro petugas kami yang berjaga di pedestrian menggunakan sepeda angin, serta tim patroli kota,” sambungnya.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL di Atas Saluran Air Kawasan Manukan

“Tim ini bertugas untuk mencegah gangguan Trantibum, seperti adanya gerombolan anak-anak muda yang terindikasi tawuran maupun indikasi balap liar, kita upayakan jangan sampai mengganggu para tamu saat peringatan Hari Otoda 2024 ini. Kita berupaya sterilkan dari gangguan serta kita jaga lebih ketat,” jelasnya.

Pengamanan akan difokuskan di beberapa titik penjagaan selama peringatan Hari Otoda 2024 berlangsung. Seperti di Balai Kota, Mangrove, Siola, Tugu Pahlawan, serta Rumah Lahir Bung Karno Surabaya.

Baca Juga: Hiburan Malam di Sekitar Suramadu Beroperasi, DPRD Surabaya Usul Penindakan

Irna berharap penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Surabaya dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk para tamu yang hadir dalam peringatan Hari Otoda 2024.

“Harapan kami, Surabaya dapat menjadi kota yang aman untuk para tamu sehingga para tamu dapat kembali ke kota mereka masing-masing dengan membawa kesan dan kenangan bahwa Surabaya adalah kota yang nyaman dan ramah,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.