Kamis, 18 Jun 2026 10:42 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sumenep Naik 5,35 Persen, UMKM dan Wisata Pemicu Terbesar

Bupati Ahmad Fauzi saat memborong produk UMKM dengan anak-anak Sumenep (dok.jatimnow.com)
Bupati Ahmad Fauzi saat memborong produk UMKM dengan anak-anak Sumenep (dok.jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep terus melesat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan sektor UMKM ditengarai jadi pemicu utama menenggelamkan prosentase pengangguran.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, selama 3 tahun berturut-turut, pertumbuhan ekonomi di Sumenep meningkat cukup signifikan.

Pada tahun pertama, yakni 2021, ekonomi Sumenep tumbuh 2,61% year on year (yoy) dibanding tahun sebelumnya. Lalu, pertumbuhan yang cukup signifikan juga terjadi pada tahun 2022 yakni mencapai 3,11 persen.

Kemudian loncatan pertumbuhan ekonomi terjadi pada tahun 2023 yakni sebesar 5,35 persen pada year on year (yoy).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, selain UMKM, pertumbuhan ekonomi di wilayahnya juga disumbang dari sisi wisata.

"Memang selama dua tahun terakhir kunjungan wisata ke Sumenep juga meningkat pesat,” katanya, Sabtu (20/4/2024).

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Naiknya kunjungan wisata ke Sumenep ini juga menyebabkan sektor UMKM berkembang pesat. UMKM dan wisata ditengarai menjadi faktor utama. Perkembangan itulah yang membuat angka pertumbuhan ekonomi di Sumenep terus meningkat signifikan dari tahun ke tahun.

"Pada saat orang banyak datang ke Sumenep maka secara tidak langsung UMKM akan tumbuh pesat,” tambahnya.

Diketahui, data kunjungan wisatawan ke Sumenep terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Pada tahun 2021 angka kunjungan wisata mencapai 248.158 orang. Angka tersebut naik menjadi 1.057.455 pada tahun 2022, dan meningkat lagi menjadi 1.398.922 pada tahun 2023.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Realisasi investasi di Sumenep juga meningkat tajam dari 956 milyar pada tahun 2021 menjadi 1,78 trilun pada 2022. Bahkan, di tahun 2023 realisasi investasi tembus 2,1 triliun.

"Berdasarkan data NIB (Nomor Induk Berusaha), sebagaian besar pertumbuhan ekonomi Sumenep ditopang sektor UMKM,” tambahnya.

Ketua PDIP Sumenep itu menambahkan, pertumbuhan ekonomi juga disumbang beberapa sektor lain seperti perikanan dan pertanian. Lalu beberapa komoditas andalan di Sumenep seperti lombok, tembakau dan rumput laut juga dijual ke luar pulau bahkan tembus pasar ekspor.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.