Jumat, 19 Jun 2026 07:17 WIB

Patuhi Rekomendasi Bawaslu, KPU Tulungagung Coret 508 Pemilih Ganda

  • Penulis :
  • | Rabu, 12 Sep 2018 21:56 WIB
Rapat pleno penyempurnaan DPT pemilihan umum 2019 di KPU Tulungagung, Rabu (12/9/2018).
Rapat pleno penyempurnaan DPT pemilihan umum 2019 di KPU Tulungagung, Rabu (12/9/2018).

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung mencoret 508 pemilih ganda yang terdapat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pencoretan ini berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur yang menemukan adanya pemilih ganda dalam DPT yang ditetapkan pada 6 September 2018 lalu.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Selain itu, Bawaslu juga menemukan adanya ribuan nomor induk di KTP yang bermasalah dalam DPT tersebut.

Ketua KPU Tulungagung, Suprihno menjelaskan, setelah menerima surat rekomendasi dari Bawaslu Jatim, makanya KPU langsung melakukan verifikasi di tingkat kecamatan dan desa.

Selain itu, KPU juga meminta bantuan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat untuk menyelesaikan masalah nomor induk di KTP yang dianggap bermasalah.

"Akhirnya, masalah nomor induk KTP sudah diselesaikan oleh dinas terkait," Kata Suprihno, Rabu (12/9/2018).

Menurut Suprihno, dalam pilkada serentak lalu, KPU menetapkan sebanyak 856.818 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Jumlah ini berkurang menjadi 856.661 untuk DPT pemilihan Presiden dan Calon legislatif 2019 mendatang. Hal itu bisa dipastikan setelah melakukan verifikasi ulang, hingga akhirnya KPU mencoret 508 pemilih ganda, sehingga jumlah akhir DPT menyisakan 856.153 pemilih.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

"Ini sesuai dengan hasil rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu Jatim," imbuhnya.

Terdapat beberapa faktor yang menjadikan adanya pemilih ganda itu. Diantaranya mutasi penduduk antar kabupaten, kecamatan dan desa.

Biasanya, mereka belum dicoret dari daftar alamat lama, namun sudah terdaftar sebagai pemilih di alamat baru. Selain itu, adanya pemilih yang berpindah TPS pada pilkada lalu juga menyebabkan adanya pemilih ganda.

"Di TPS lama mereka belum tercoret sedangkan di TPS baru mereka sudah terdaftar," pungkasnya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

Reporter: Wanda R Putri

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.