Minggu, 14 Jun 2026 10:05 WIB

Razia Tempat Karaoke di Tulungagung, Ratusan Botol Miras Diamankan

Petugas saat melakukan razia tempat karaoke di Tulungaging. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan razia tempat karaoke di Tulungaging. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas gabungan di Kabupaten Tulungagung kembali melakukan razia karaoke yang masih nekat buka di bulan Ramadan. Ditemukan sejumlah tempat karaoke yang masih beroperasi. Petugas juga mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek dari tempat tersebut.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Satpol PP Tulungagung, Sumarno mengatakan petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI, BNN dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung melakukan razia karoke di wilayah Kecamatan Ngantru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Terdapat 8 lokasi yang mereka lakukan razia dan pemeriksaan. Sesuai SE Pj Bupati, karaoke dilarang beroperasi selama bulan Ramadhan.

"Mereka baru bisa beroperasi lagi dua hari setelah Lebaran," ujarnya, Jumat (5/4/2024) malam.

Dari 8 lokasi yang dirazia ini, petugas menemukan dua lokasi menyediakan minuman keras. Ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek ini diamankan oleh petugas. Mereka juga membawa pemilik tempat karaoke untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Untuk temuan miras penanganannya kami serahkan ke polisi," tuturnya.

Saat disinggung mengenai masih banyaknya tempat karaoke yang beroperasi, Sumarno mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang SE Pj Bupati ini. Sosialisasi dilakukan dengan menggandeng komunitas. Namun para pemilik karaoke mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi tersebut.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Mereka selalu mengaku belum ada sosialisasi padahal sudah kita lakukan, kita akan periksa kembali izin mereka," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.