Senin, 15 Jun 2026 21:25 WIB

Marak Jasa Penukaran Uang di Pinggir Jalan, Ini Tanggapan BI Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 01 Apr 2024 08:05 WIB
Kegiatan penukaran uang yang diselenggarakan oleh BI Malang di Gedung Kartini, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Kegiatan penukaran uang yang diselenggarakan oleh BI Malang di Gedung Kartini, Kota Malang. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Malang menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam penyaluran uang pecahan ke para pedagang di pinggir jalan. 

Kepala KPw BI Malang, Febrina menyampaikan, bahwa pihaknya memprioritaskan penyaluran uang pecahan untuk penukaran melalui perbankan. 

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Karena kami secara regulasi di BI sangat ketat, perbankan pun menyalurkannya sangat ketat. Saya kurang paham mereka memperolehnya dari mana, apakah dari Malang ataupun dari luar daerah," kata Febrina, Minggu (31/3/2024). 

Febrina juga menjelaskan, masyarakat yang telah menukar uang pecahan di perbankan tidak boleh menjualnya kembali. Sebab, menurutnya, uang bukan komoditi penjualan.

Dia juga mengimbau, kepada masyarakat yang hendak menukarkan uang pecahan di layanan resmi. 

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Tidak boleh dijual lagi uangnya, dan ketiga tukarlah di outlet-outlet yang resmi. Jadi di perbankan. Kalau uang itu bukan komoditi penjualan," katanya. 

Perlu diketahui, di sekitar Alun-Alun Kota Malang, saat ini jelang Lebaran menjamur pedagang yang melayani jasa penukaran uang. 

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

BI Malang berencana bekerja sama dengan Satpol PP Kota Malang untuk menghimbau masyarakat tidak berdagang uang pecahan. Apalagi, menurutnya, uang pecahan yang dijual terkadang dihargai sangat fantastis. 

"Misalnya mau tukar Rp500 ribu dijualnya Rp800 ribu, kadang sampai segitu, terlalu tinggi markup-nya. Jadi supaya masyarakat tidak rugi diharap menukar di outlet yang tersedia," katanya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.