Sabtu, 20 Jun 2026 02:18 WIB

Warga Tulungagung Geruduk Mobil Penukaran Uang, 30 Menit Ludes

Warga memamerkan uang baru untuk lebaran. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga memamerkan uang baru untuk lebaran. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Tulungagung antusias menukarkan uang di mobil kas keliling Bank Indonesia. Penukaran uang baru ini digelar di GOR Lembupeteng Tulungagung. Warga yang sudah mendaftar secara online sejak beberapa hari lalu, langsung menyerbu mobil kas keliling begitu tiba.

Rizka Puspita, salah satu warga yang ikut antre untuk menukarkan uang baru ini mengaku sangat antusias. Rizka sudah mendaftar secara online sejak seminggu lalu. Perempuan ini menukarkan uang sebesar Rp4 juta untuk kebutuhan lebaran.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Prosesnya tidak rumit sebenarnya, tapi antrenya lumayan lama, karena antusias masyarakat yang tinggi," ujarnya, Kamis (28/03/2024).

Masyarakat mendapatkan pecahan uang beragam sesuai permintaan. Rata-rata mereka menerima pecahan uang Rp1000 hingga Rp50 ribu. Rizka berencana menggunakan uang ini untuk memberi kepada keponakan dan saudara.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ini baru pertama kali ikut antri menukarkan uang baru, rencana digunakan sendiri untuk dibagikan ke keponakan dan saudara," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Yuyun. Warga Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat ini menukarkan uang senilai Rp3 juta. Dia mendapatkan uang pecahan Rp1000 hingga Rp20.000.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Menurutnya, penukaran uang jelang Lebaran di BI cukup mudah. Pendaftaran dilakukan melalui sistem online. Namun pihak BI hanya menyediakan kuota terbatas.

"Sebenarnya mudah, tapi kuotanya sedikit banget. Jadi dalam 30 menit saja, kuota sudah langsung habis," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.