Sabtu, 20 Jun 2026 05:04 WIB

KPK Sosialisasi Pencegahan Korupsi kepada Anggota DPRD Ponorogo

Sosialisasi pencegahan korupsi oleh KPK di ruang rapat paripurna DPRD Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sosialisasi pencegahan korupsi oleh KPK di ruang rapat paripurna DPRD Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan ke Ponorogo pada Selasa (26/3/2024) sore. Namun, kali ini bukan untuk melakukan operasi tangkap tangan (OTT), melainkan untuk melakukan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi.

Salah satu sasaran utamanya adalah para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Seluruh anggota legislatif terlihat hadir di ruang rapat paripurna di lantai 3 Kantor DPRD Kabupaten Ponorogo. Mereka dengan seksama mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh perwakilan dari KPK.

“Siang ini, kami mengunjungi legislatif (DPRD Ponorogo). Intinya, kami meminta dukungan terkait program-program pemberantasan korupsi,” ungkap Kepala Satuan Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK-RI, Wahyudi, pada Rabu (27/3/2024).

Wahyudi juga menyoroti beberapa potensi terkait peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan perlunya perhatian khusus dari pihak legislatif terhadap pengelolaan anggaran.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

“Sejauh ini terdapat beberapa catatan terkait peningkatan PAD yang perlu menjadi perhatian operasional anggaran. Meskipun ada penurunan indikator, namun tidak sampai mengkhawatirkan. Namun, terdapat beberapa catatan yang harus segera diperbaiki, terutama dalam mendapatkan dukungan dari DPRD,” paparnya.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, menjelaskan bahwa kunjungan KPK kali ini adalah untuk melakukan sosialisasi pencegahan korupsi terutama menjelang penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Beberapa indikator hasil evaluasi pun dibahas bersama.

“Kami akan menindaklanjuti temuan tersebut agar terdapat keseimbangan antara internal, eksternal, dan faktor-faktor lainnya. KPK tidak hanya memberikan sanksi, namun juga melakukan pendidikan anti korupsi untuk setidaknya mengurangi praktik korupsi,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Dengan kunjungan ini, diharapkan sinergi antara KPK dan DPRD Ponorogo dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam mencegah korupsi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. (Adv)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.