Minggu, 21 Jun 2026 10:48 WIB

DPRD Jatim Apresiasi Gerak Cepat Penanganan Korban Gempa di Bawean

  • Penulis :
  • | Selasa, 26 Mar 2024 09:14 WIB
Warga Bawean mengungsi di tempat terbuka. (Foto: dok. jatimnow.com)
Warga Bawean mengungsi di tempat terbuka. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - DPRD Jatim mengapresiasi gerap cepat Pemprov Jatim bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menangani dampak gempat di Pulau Bawean. Bantuan juga diberikan pada warga terdampak gempa yang titiknya ada di perairan Tuban itu.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan Gresik - Lamongan, Samwil.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Saya apresiasi gerak cepat Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim yang memberikan bantuan stimulus kepada warga terdampak gempa bumi khususnya yang ada di Pulau Bawean,” kata politikus kelahiran Bawean ini, Senin (18/3/2024).

Dia berharap bantuan-bantuan lain segera diberikan. Hal penting, fasilitas umum bisa segera digunakan lagi.

"Yang jelas bantuannya untuk fasilitas-fasilitas umum segera dimulai. Segera ditinjau. Segera diinventarisir, masjid, musala, sekolahan mana saja nanti yang akan diperbaiki," katanya.

Ditambahkan berdasarkan laporan yang diterima, bantuan dari Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono yang diserahkan kepada BPBD Jatim senilai 250 juta, kemudian ke Bupati Gresik berupa logistik dan peralatan senilai Rp.250 juta, ke Bupati Lamongan berupa uang dan peralatan senilai Rp200 juta serta uang senilai Rp150 juga masing-masing untuk Dandim dan Polres Gresik.

“Kalau masih kurang, besar kemungkinan akan ditambah. Asal Pemda setempat mau mengajukan permohonan bantuan,” jelas Samwil.

Anggota DPRD Jatim Samwil, Bupati Gresik Akhmad Yani dan Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri-kanan). (Foto: Tri for jatimnow.com))Anggota DPRD Jatim Samwil, Bupati Gresik Akhmad Yani dan Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri-kanan). (Foto: Tri for jatimnow.com))

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa dampak gempa Bawean yang terlapor diantaranya sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah, masjid dan musala maupun rumah penduduk yang mengalami kerusakan baik ringan, sedang maupun parah.

“Kami berharap Pemprov Jatim segera menurunkan bantuan dan bisa segera dilakukan perbaikan sesuai dengan regulasi yang ada,” harap Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim ini.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Samwil juga meminta warga korban bencana untuk tetap tenang dan cepat bangkit.

“Saya berharap warga Bawean untuk cepat bangkit dan pulih, pascabencana,” tega politisi Partai Demokrat ini.

Terpisah, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terjadi gempa susulan sehingga warga Pulau Bawean banyak yang khawatir dan enggan tinggal di dalam rumah.

“Karena hal tersebut, kita menyiapkan tenda tenda pengungsian maupun tenda keluarga serta terpal sehingga warga bisa membangun tenda di dekat tempat tinggal mereka,” ujarnya.

Sedangkan untuk kebutuhan makanan buka puasa dan sahur, lanjut Gatot, BPBD Jatim melalui tim tagana telah menerjunkan tim dan dapur umum beserta bahan bahan makanan serta paket sembako yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Riset Laut Gili Noko, Sinyal Bahaya Mikroplastik untuk Bawean

“Hari ini kita berangkatkan Tim Tagana yang ketiga, sejak Jumat malam sudah kita berangkatkan. Kemudian Sabtu juga kita berangkatkan lagi,” ungkapnya.

Untuk kerusakan rumah warga yang sudah terdata BPBD, total ada 2573 rumah rusak ringan, 1332 rumah rusak sedang dan 174 rumah rusak berat. Kemudian sekolah rusak ada 9 unit, rumah sakit rusak ada 5 unit, kantor rusak 24 unit, tempat ibadah 183 unit, kandang sapi dan sepeda motor ada 3 unit.

“Kerusakan itu tersebar di Kab Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Pamekasan, Surabaya serta Sidoarjo,” kata Gatot.

Pemprov Jatim, lanjut Gatot juga telah memberikan stimulus bantuan untuk perbaikan kerusakan berupa material seperti semen dan genting yang didistribusikan ke beberapa kecamatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Bantuan stimulus dari BNPB, masih diinventarisir mana yang tergolong kerusakan ringan, sedang dan berat. BNPB akan mencover semua kerusakan tapi harus diajukan dulu anggarannya,” pungkas Gatot Soebroto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.