Rabu, 17 Jun 2026 00:03 WIB

WhatsApp Terakhir Warga Bangkalan Korban Kapal Terbalik di Jepang

Korban Muhammad Munir Agung Suhartono. (Foto: akun media sosial @Wecare Bangkalan for jatimnow.com)
Korban Muhammad Munir Agung Suhartono. (Foto: akun media sosial @Wecare Bangkalan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Muhammad Munir Agung Suhartono (25), warga Jalan Pelabuhan, Kelurahan Pangeranan, Bangkalan menjadi salah satu korban kapal terbalik di perairan Jepang pada Rabu (20/3) pukul 08.00 pagi. Ada secuil kisah di detik-detik menjelang peristiwa tragis itu.

Sebelum kecelakaan laut tersebut, korban sempat menghubungi istrinya. Ia juga mengungkapkan kondisinya yang mengalami mabuk laut akibat gelombang tinggi.

Baca Juga: Menengok STS Kalbut, Jangkar Pasokan LPG untuk Jawa hingga Sulawesi

"Suami saya sempat kirim pesan WhatsApp dan bilang kalau mabuk laut. Dia juga bilang kalau di sana kondisi ombaknya besar," ujar istri korban, Nabila Ayu Pratiwi, Jumat (22/3/2024).

Ia juga mengatakan beberapa jam setelah kabar terkahir tersebut, ia sempat menghubungi suaminya lagi namun tidak ada respons.

Tak lama berselang, pada pukul 11.00 WIB siang ia dihubungi pihak perusahaan kapal dan mengabari jika kapal tanker tempat suaminya bekerja terbalik.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Baru setelah itu mereka nelpon lagi pas setelah Isya dan bilang mereka sudah menemukan 9 orang dan dari 9 orang itu hanya satu yang selamat. Mereka juga bilang jika suami saya tidak selamat," jelasnya terisak.

Nabila juga mengaku, suaminya merupakan pribadi yang soleh. Bahkan, Agung tetap berpuasa saat bekerja. Agung juga merupakan sosok yang rajin beribadah dan kerap membantu keluarga dan sekitarnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Suami saya sangat baik, rajin ibadah dan sangat sayang dengan keluarga. Dia juga suka membantu sekitarnya," pungkasnya.

Diketahui, kapal tanker Keoyoung Sun berbedera Korea Selatan itu sedang membawa 980 ton asam akrilat. Kabarnya, kapal ini berangkat dari pelabuhan Himeji di Jepang pada hari Senin (18/3/2024) dan sedang dalam perjalanan ke Pelabuhan Ulsan. Namun kapal ini berlabuh di dekat Pulau Mutsure karena gelombang tinggi dan angin kencang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.