Sabtu, 20 Jun 2026 03:30 WIB

Puluhan Pemuda Kawal Sidang Penganiayaan Pelajar hingga Tewas di Bojonegoro

Polres Bojonegoro saat melakukan penjagaan massa aksi di depan kantor Pengadilan Negeri setempat (Foto: Yusab for jatimnow.com)
Polres Bojonegoro saat melakukan penjagaan massa aksi di depan kantor Pengadilan Negeri setempat (Foto: Yusab for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan pemuda berpakaian serba hitam menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Bojonegoro pada Kamis (21/3/2024).

Kedatangan massa aksi itu untuk memantau jalannya sidang kasus penganiayaan terhadap Galang Regil Metrik Yoga Afandi (18) pelajar SMA asal Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro hingga meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Dalam aksi tersebut, mereka meminta agar Pengadilan Negeri Bojonegoro dapat menegakkan hukum seadil-adilnya. Massa juga menuntut agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang telah merenggut nyawa kawan mereka.

"Kami menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya, " ujar massa peserta aksi.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Sementara itu, agenda sidang adalah pembacaan putusan terhadap 3 dari 9 terdakwa kasus pengeroyokan. Sidang dipimpin oleh hakim Wisnu Widiastuti itu memutuskan 3 terdakwa, yakni inisial SA, RDP, dan GJP terbukti telah melakukan tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan kematian.

"Menjatuhkan pidana kepada tersangka, dengan pidana penjara masing-masing 3 tahun di LP Kelas 1 khusus anak di Blitar,” kata Wisnu Widiastuti membacakan putusan.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sementara itu, persidangan berjalan dengan tertib dan lancar. Massa aksi mendapat pengamanan ketat dari puluhan aparat kepolisian Polres Bojonegoro.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Bojonegoro telah membekuk 9 orang gerombolan pemuda penganiaya hingga meninggal dunia Galang Regil Metrik Yoga Afandi (18), pelajar SMA Negeri di Bojonegoro.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.