Jumat, 19 Jun 2026 21:55 WIB

Pasar Takjil Kota Malang Bikin Arus Lalu Lintas Padat, Ini Kata Dishub

  • Penulis : Gerhana
  • | Kamis, 21 Mar 2024 13:40 WIB
Pasar Takjil di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Pasar Takjil di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keberadaan Pasar Takjil yang ada di Kota Malang, Jawa Timur kerap kali membuat kepadatan arus lalu lintas. Pengguna jalan lainnya yang tidak membeli takjil kerap terkena imbasnya.

Penyebabnya, penjual yang berjualan menggunakan badan jalan, pembeli tidak turun dari kendaraan bermotor, dan penyedia Pasar Takjil tidak menyediakan tempat parkir.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, pihaknya telah memonitor kegiatan Pasar Takjil selama empat kali di bulan Ramadan ini. Evaluasi terhadap kepadatan arus lalu lintas yang kerap ditemui menjadi perhatian pihaknya.

"Terutama ada pada Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sulfat, Jalan Surabaya, itu yang paling utama. Kemudian, Kidul Pasar itu tidak seberapa lah, termasuk di Muharto tidak seberapa, masih landai, seperti biasanya tidak terlalu mengganggu," kata Widjaja, Kamis (21/3/2024).

Kemudian, selama ini penyelenggara Pasar Takjil seringkali ditemui kurang proaktif untuk membantu kelancaran arus lalu lintas. Penyelenggara juga ditemukan tidak menyediakan tempat parkir khusus, sehingga menggunakan badan jalan.

"Selanjutnya yang menjadi evaluasi lainnya, masyarakat atau pengunjung kalau berbelanja masih di atas kendaraan, tidak turun, ini menambah padat," katanya.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Meski begitu, pihaknya memahami bahwa keberadaan ramainya Pasar Takjil menunjukkan sisi positif bagi perekonomian di Kota Malang.

Dia berharap, masyarakat tetap dapat mematuhi aturan yang ada sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Malang No 4 tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kegiatan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 H/ Tahun 2024.

"Bantulah kami untuk kelancaran arus lalu lintas. Bentuklah image yang bagus Pasar Takjil, itu juga membantu kelancaran arus lalu lintas. Itu yang kami sosialisasi dan bangun kepada mereka. Yang bisa kami lakukan itu, gak ada penindakan," katanya.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Pihaknya juga tidak melakukan penindakan, atau hanya berupaya memastikan kelancaran arus lalu lintas selama adanya kegiatan Pasar Takjil.

"Kami hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mendorong agar pengunjung minggir. Kami minta pedagang berkontribusi membantu, jangan fokus pada jualannya saja," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.