Sabtu, 06 Jun 2026 10:57 WIB

Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 30 Apr 2026 17:30 WIB
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Pemkot for jatimnow.com)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Pemkot for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perlindungan bagi pekerja informal di Kota Malang kini memasuki babak baru. Melalui gerakan "Sinergi Melintas, Perlindungan Tuntas", BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang resmi menggandeng ekosistem RT dan RW guna memastikan seluruh lapisan pekerja, mulai dari asisten rumah tangga hingga pedagang kaki lima, masuk dalam radar jaminan sosial.

Langkah strategis tersebut bertujuan mengejar ketertinggalan cakupan kepesertaan. Data hingga 16 April 2026 menunjukkan, baru 174.152 orang atau sekitar 43 persen dari total 400.059 pekerja di Kota Malang yang mengantongi jaminan perlindungan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Artinya, lebih dari separuh angkatan kerja masih rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun ketidakpastian hari tua.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa kehadiran jaminan ini bakal menghapus kecemasan warga saat mengais rezeki.

"Peserta tidak lagi terbebani risiko kerja. Rasa aman tersebut membuat mereka lebih produktif karena ada jaring pengaman untuk kecelakaan, kematian, hingga masa pensiun nanti," ungkap Wahyu usai melepas rombongan pesepeda di Balai Kota Malang, akhir pekan lalu.

Guna mempermudah penetrasi ke akar rumput, sistem keagenan bertajuk Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) juga diterjunkan. Inovasi ini menjadi ujung tombak untuk mengedukasi sektor Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang selama ini sulit terjangkau birokrasi formal.

Baca Juga: Ratusan Siswa TITL SMKN 5 Surabaya Terlindungi JKK dan JKM

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading, membeberkan daya tarik utama bagi warga saat ini adalah kebijakan diskon iuran sebesar 50 persen bagi pekerja mandiri.

Menurutnya, jaminan sosial bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perlindungan nyata yang dampaknya langsung dirasakan keluarga pekerja.

"Sepanjang kuartal pertama 2026 saja, kami sudah mencairkan lebih dari 10 ribu klaim dengan total nilai Rp131,4 miliar di wilayah Malang. Angka tersebut mencakup beragam santunan, termasuk beasiswa pendidikan bagi ratusan anak peserta yang ditinggalkan orang tuanya," jelas Zulkarnain.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Agenda peluncuran yang bertepatan dengan HUT ke-112 Kota Malang tersebut dikemas unik melalui kegiatan gowes sejauh 11,2 km dan 112 km.

Mengusung semangat "Ngalam Tahes", aksi ini mengajak masyarakat tetap bugar sekaligus sadar akan pentingnya memindahkan risiko finansial akibat kecelakaan kerja ke negara melalui badan penyelenggara.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.