Kamis, 18 Jun 2026 01:12 WIB

Polresta Sidoarjo Amankan 10 Gangster Bersajam, Konvoi dan Keroyok Korban

Para pelaku pengeroyokan dan pencurian di jalan raya Gelam, Candi, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Para pelaku pengeroyokan dan pencurian di jalan raya Gelam, Candi, Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Gerombolan pemuda berkonvoi di Jalan Raya Gelam, Candi, Sidoarjo akhirnya diringkus Polresta Sidoarjo. Pemuda berkonvoi yang berasal dari 2 gangster tersebut, diduga juga melakukan pengeroyokan disertai pencurian.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, mengatakan ada 3 pelajar yang menjadi korban, yaitu Y, L dan D.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Ketiga korban ini datang dari Pasuruan berboncengan naik motor ke Sidoarjo. Kemudian mendapatkan pesan di media sosial untuk mengarah ke daerah Candi. Dari sinilah bertemu ketiga korban dengan kelompok lain,” ujarnya, Selasa (19/3/2024).

Saat itu, tambah Christian, para korban diarahkan untuk menuju di daerah yang sepi di tepi sawah dan di tempat tersebut.

"Saudara L menjelaskan bahwa dirinya anak geng. Kemudian dirinya dipukul berulang kali, sedangkan Y dibacok kepalanya menggunakan senjata tajam," terangnya.

"Saat itu D dipaksa naik motor oleh kelompok pelaku dengan menggunakan motor pelaku dan diturunkan di Alun-Alun Sidoarjo. Selanjutnya sepeda motor Honda Beat milik D yang sebelumnya berada di Desa Gelam, Candi, Sidoarjo telah diambil oleh para pelaku berikut handphone yang ada di dalam jok motor tersebut," imbuhnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Atas kejadian tersebut, Tim Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap sepuluh orang terduga pelaku. Antara lain, GW (18), AF (19) dan AD (17) ketiganya sebagai tersangka pengeroyokan.

"Tersangka menggunakan senjata tajam berupa celurit, yakni ADR (19), lalu tiga pelaku masih di bawah umur, MJ, MI dan KA. Dua tersangka melakukan pencurian sepeda motor, yaitu MYS (19) dan FR (17). Serta 1 tersangka lagi sebagai penadah sepeda motor korban, yakni MDP (22)," terangnya.

Menurut Christian, motif dari pengeroyokan ini adalah karena para pelaku dari kelompok Selatan Misterius Sidoarjo melakukan kekerasan terhadap korban yang berbeda kelompok gang dengan sebutan Bentengan 22 Pasuruan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

“Awalnya para pelaku melakukan konvoi dengan membawa senjata tajam. Setelah bertemu dengan korban yang berasal dari kelompok lain, para pelaku melakukan kekerasan terhadap para korban, dengan menggunakan senjata tajam dan tangan kosong. Selanjutnya, pelaku yang lain mengambil sepeda motor milik korban," tuturnya.

Kini para pelaku yang diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara dalam mewujudkan kondusifitas kamtibmas selama Ramadan di wilayah hukum Kabupaten Sidoarjo, Satreskrim Polresta Sidoarjo telah membentuk Timsus untuk melakukan penegakkan hukum secara tegas terhadap aktivitas komunitas pemuda yang melakukan konvoi, serta tindak pidana terhadap pengeroyokan maupun perusakan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.