Jumat, 12 Jun 2026 23:14 WIB

Bujangan hingga Janda Ritual Pesucian Suro di Banyuwangi

Warga saat mandi di Sungai Caruk.
Warga saat mandi di Sungai Caruk.

jatimnow.com - Ada semacam ritual suci yang digelar di Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, memasuki Bulan Suro (penanggalan Jawa) seperti hari ini. Ritual Pesucian Suro, namanya.

Ritual yang dipusatkan di Sungai Caruk itu dihadiri oleh remaja, dewasa hingga orang tua, termasuk pula bujangan hingga janda.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Ketua Adat Gombengsari Abdullah Razak mengatakan sungai itu disebut Sungai Caruk karena ada pusat pertemuan dua sumber mata air dari aliran sungai berbeda. Antara sungai dari mata air Telemung, Gunung Papak dengan sumber aliran air Sumber Gedor, Kali Klatak.

"Ritual Pesucian Suro ini ada sudah dilakukan sejak tahun 1972 silam," jelas Abdullah Razak kepada media, Senin (10/9/2018) petang.

Sungai Caruk memiliki keunikan tersendiri. Dimana saat banjir terlihat dua pertemuan aliran air yang berbeda. Satu aliran airnya berwarna merah dan satu lagi berwarna bening. Begitu juga pada waktu malam.

"Fenomena pertemuan dua sumber mata air yang berbeda bisa memberi kekuatan spiritual kepada siapapun yang mandi di Sungai Caruk," ungkapnya.

Kalau untuk perempuan dimandikan dikali caruk kecil yang ada di dekat rumahnya. Sementara untuk laki-laki dikali caruk gede, yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumahnya.

Ritual pada tahun ini ada ratusan orang dari berbagai kota akan melakukan penyucian di Sungai Caruk. Acara dimulai dengan nyekar di makam Yangyangbadong, tokoh yang membuka wilayah setempat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Puncak acara dinihari nanti dan berlangsung hingga subuh nanti di Sungai Caruk," lanjutnya.

Ritual kali ini, Abdullah tidak melakukan woro-woro ke khalayak. Karena tahun sebelumnya, ia merasa kerepotan dalam menerima tamu, sehingga komsumsi lebih banyak dan ia merasa kewalahan.

"Tahun ini tidak perlu woro-woro. Dan lebih menerima tamu yang datang dengan sendirinya. Sekarang saya fokus ke ritual mandi," imbuhnya.

Sementara itu, peserta yang datang ke ritual Pesucian Suro di Sungai Caruk mulai berdatangan saat jam menginjak sore hari.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Saya dua kali ini ikut ritual mandi di Sungai Caruk ini. Ya semoga lekas ketemu jodoh saja," ujar Dewi, janda muda asal Kecamatan Kalipuro.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.