Sabtu, 20 Jun 2026 20:35 WIB

Lezatnya Kolak Srikaya Khas Kampung Kauman Sidoarjo Buatan Rafi Ahmad

Kolak srikaya isi telur khas kampung Kauman Sidoarjo yang dijual saat bulan Ramadan saja. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kolak srikaya isi telur khas kampung Kauman Sidoarjo yang dijual saat bulan Ramadan saja. (Foto-foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kolak merupakan salah satu sajian khas menu berbuka puasa. Di Sidoarjo ada sajian kolak yang hanya dibuat pada bulan Ramadan saja. Namanya, kolak srikaya.

Kolak Srikaya ini berbeda karena menggunakan telur. Telah menjadi menu berbuka puasa turun menurun hingga saat ini di kawasan religi kampung Kauman Sidoarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Rafi Ahmad, salah satu penjual kolak srikaya di kampung Kauman menjelaskan bahwa sekilas memang kolak ini tidak berbeda dengan kolak pada umumnya.

"Saya juga tidak mengetahui dengan pasti sejak kapan adanya kolak srikaya. Dan mengapa diberi nama srikaya meski tidak menggunakan buah srikaya. Dijual sejak generasi kakek nenek, saya generasi ketiga. Kita buat khusus Ramadan, kalau kita buat di bulan lain nggak enak," ucapnya kepada jatimnow.com, Minggu (17/3/2024).

Ia menjelaskan bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya terdiri dari santan, gula, garam, pandan dengan isian pisang, kolang-kaling dan roti. Dengan tambahan telur ayam sebelum dimasak sebagai ciri khas kolak srikaya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Rafi Ahmad sedang menyiapkan kolak srikaya.Rafi Ahmad sedang menyiapkan kolak srikaya.

"Cara masaknya dikukus bersama dengan mangkok selama 20 hingga 30 menit," imbuhnya.

Kolak srikaya yang dijual Rafi dibandrol dengan harga Rp7 ribu dan mampu menjual hingga 100 buah dalam sehari.

Rasa kolak srikaya ini gurih dan legit. Lengkap dengan pisang, roti dan kolang kaling menjadikan buruan para warga Sidoarjo setiap sore menjelang berbuka puasa.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sumiati, mengaku berburu kolak srikaya karena hanya bisa didapatkan saat bulan Ramadan saja.

"Saya beli kolak srikaya ini karena khas untuk bulan puasa, jadi di bulan lain tidak ada cuma untuk buka puasa. Rasanya enak, manis menambah energi gitu, kan ada rotinya ada kolang kalingnya ada pisangnya gitu," tuturnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.