Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Pelaku Teror Lempar Batu dan Genting di Taman Sidoarjo Berulah Lagi

Pelaku teror lempar batu dan genting terekam kamera CCTV milik korban. (Foto: tangkapan layar CCTV Najunda Dahuta)
Pelaku teror lempar batu dan genting terekam kamera CCTV milik korban. (Foto: tangkapan layar CCTV Najunda Dahuta)

jatimnow.com - Pelaku teror batu dan genting di Desa Sidodadi, RT 07 RW 02, Kecamatan Taman Sidoarjo kembali berulah. Korban dalah Najunda Dahuta. Sedangkan pelaku adalah Aselar, tetangga yang juga masih saudaranya.


"Januari 2024 kemarin memang sudah mediasi. Terus 13 Februari itu tiba-tiba ada lemparan sampah di atap belakang rumah," kata Najun ketika dikonfirmasi, Kamis (14/3/2024).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Najun melanjutkan, ia saat itu masih tidak merespons secara langsung aksi teror tersebut. Akan tetapi, dia melapor ke penyidik Polresta Sidoarjo yang sempat menangani kasus ini sebelumnya.

Lebih lanjut, pelaku mulai melakukan teror melempar sampah lagi pada, Kamis (22/2/2024). Pria tersebut melempar berbagai macam benda setiap hari.

"Dia melempar sampah isi plastik bungkus kopi, makanan ayam, jantung pisang. Sampai yang terakhir itu kemarin 12 Maret melempar genting," jelasnya.

Najun mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Aselar kembali melakukan teror lempar sampah ke rumahnya. Dia juga merasa sama sekali tidak pernah mengganggu aktivitas pelaku.

"Dari keseluruhan kejadian pelemparan itu aku juga nggak tahu sebabnya apa, saya saja nggak ngapa-ngapain, dilempari lagi juga diam saja dan langsung lapor penyidik," ujarnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Najun berharap, aparat kepolisian segera memproses kasus teror tersebut. Sebab, dia merasa sudah saling memaafkan dengan pelaku namun sudah dilanggar.

"Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku, saya sudah nggak ada ampun lagi. Kemarin kan sudah dimediasi kok mengulangi lagi, gunanya tanda tangan perjanjian bermaterai apa kalau masih diulangi," tutupnya.

Sebelumnya, aksi teror lempar batu dan genting di Sidoarjo tersebut sempat ramai di media sosial. Ketika itu, korban mengunggah rekaman video CCTV-nya ke TiTok dengan akun @nananajun_.

Dalam video tersebut, pelaku juga beberapa kali melemparkan genting ke halaman rumah korban dari balik tembok. Peristiwa teror tersebut terekam CCTV terjadi mulai 6 hingga 8 Desember 2023.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Aparat kepolisian bersama para tokoh masyarakat mengundang korban dan pelaku untuk bertemu di balai desa, Senin (15/1/2024), keduanyapun sepakat tidak melanjutkan kasus.

Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Isbahar mediasi yang digelar tersebut berjalan dengan lancar. Kedua belah pihak juga sepakat berdamai setelah menandatangani surat perjanjian.

"Sudah dimediasi, juga sudah didamaikan, ada anggota kami yang juga ikut mengawal proses mediasi," kata Isbahar.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.