Rabu, 17 Jun 2026 05:43 WIB

Stok Daging Ayam Potong di Tulungagung Kosong Jelang Ramadan

Pedagang daging ayam di Pasar Ngemplak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pedagang daging ayam di Pasar Ngemplak Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sehari menjelang Ramadan stok daging ayam potong di sejumlah pasar di Kabupaten Tulungagung kosong, Senin (11/3/2024). Para pedagang makanan mengaku kesulitan mendapatkan pasokan.

Salah seorang pemilik warung lalapan, Didit Agung Prasetyo mengatakan hari ini stok ketersediaan daging ayam di pasar Ngemplak kosong. Biasanya Didit mulai berbelanja sekitar pukul 08.00 WIB. Namun hari ini Didit tidak mendapatkan daging ayam untuk berjualan. Dia memilih tidak berjualan sementara waktu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Biasanya jam 8 pagi masih banyak, ini tadi tidak ada sama sekali, stok nya kosong," ujarnya, Senin (11/3/2024).

Saat disinggung mengenai harga, Didit mengatakan sejak beberapa hari lalu sudah mengalami kenaikan. Biasanya harga daging ayam potong sebesar Rp35 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp47 ribu per kilogram. Didit mengaku kebingungan untuk menyesuaikan harga jual lalapan dengan kondisi ini.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Saya menjual biasanya per porsi Rp17 ribu, tapi dengan kenaikan harga seperti ini maksimal harga jual naik Rp1000 saja," tuturnya.

Karena keterbatasan stok dan tingginya harga daging ayam potong, Didit memutuskan untuk tidak berjualan sementara waktu.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Jika pasokan dan harganya tidak juga stabil, Didit akan mengalihkan untuk memperbanyak daging bebek dan lele untuk berjualan. Harga bebek dan lele sendiri cenderung lebih stabil dibandingkan ayam.

“Untuk Ramadhan biasnya permintaan paling banyak ayam, tapi kalau kondisi seperti ini terus kami akan memperbanyak bebek dan lele saja," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.