Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Korban Banjir Dringu Probolinggo Keluhkan Demam dan Gatal-gatal

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Senin, 11 Mar 2024 07:18 WIB
posko kesehatan yang disiapkan Puskesmas Dringu bagi korban banjir (Foto: Haryo Agus /jatimnow.com)
posko kesehatan yang disiapkan Puskesmas Dringu bagi korban banjir (Foto: Haryo Agus /jatimnow.com)

jatimnow.com - Posko pengungsian dan pelayanan kesehatan bagi para korban banjir di Dringu, Kabupaten Probolinggo, masih akan dibuka hingga 3 hari ke depan untuk mengantisipasi banjir susulan.

Hingga saat ini, sebanyak 27 warga Dringu mengungsi di Posko yang berada di pendopo Kecamatan Dringu.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Tadi malam yang tercatat ada 34 warga. Tetapi sebagian sudah pulang dan saat ini masih ada 27 orang," kata Kepala Puskesmas Dringu, Reni Meutia, Minggu (10/3/2024).

Selain itu, Reni mengatakan, ada sekitar 10 orang yang mengeluhkan sakit dan saat ini sudah dilakukan penanganan oleh tim kesehatan. 

"Dari anak-anak sampai lansia. Keluhannya bermacam-macam. Mulai demam hingga gatal-gatal," ujarnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Bahkan, lanjut Reni, ada warga yang mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan bangunan yang roboh diterjang banjir.

"Ada yang kakinya kena pecahan kaca, tetapi sudah pulang. Ada juga yang tertimpa pagar roboh, karena diduga patah tulang, akhirnya dirujuk ke RSU Wonolangan," tuturnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan

Reni menjelaskan, bahwa posko kesehatan yang ada di Pendopo Kecamatan Dringu akan membuka pelayanan selama 24 jam hingga tiga hari ke depan.

"Jika pelayanan di desa terdampak mulai dari pagi hingga siang hari," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.