Sabtu, 20 Jun 2026 09:14 WIB

Tim Satgas Pangan Tulungagung Sidak Pasar, Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan

Tim Satgas Pangan Tulungagung saat melakukan sidak. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim Satgas Pangan Tulungagung saat melakukan sidak. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Satgas Pangan Kabupaten Tulungagung, bersama Disperindag dan Bulog, melakukan pengecekan terhadap stabilitas harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan gudang milik Bulog. Dalam pengecekan ini, mereka menemukan sejumlah bahan pokok yang harganya mulai turun.

Ketua Tim Satgas Pangan, AKP Mohammad Nur mengatakan, pengecekan ini dilakukan sebagai persiapan menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Beberapa komoditas seperti beras dan cabai harganya mulai mengalami penurunan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selain itu, terdapat komoditas lain, seperti ayam potong yang harganya naik. Meskipun begitu, kenaikan harga ini dinilai masih wajar.

"Tidak ada yang melonjak sangat tinggi, semua masih dalam kategori wajar," ujarnya, Jumat (8/3/2024).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Mereka juga melakukan pengecekan di gudang milik Bulog Cabang Tulungagung. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok beras guna mencukupi kebutuhan masyarakat. Menjelang bulan Ramadan terdapat kenaikan permintaan sejumlah bahan pokok.

"Untuk stok beras kita lihat aman, informasi yang kita terima ketersediaan beras saat ini aman hingga bulan April mendatang," tuturnya.

Baca Juga: Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Kediri Naik, Stok Minyakita Minim

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum BULOG Kancab Tulungagung, David Donny menerangkan, stok ketersediaan beras saat ini mencapai 5 ribu ton. Jumlah tersebut sangat mencukupi untuk kebutuhan warga di 4 wilayah, yakni Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Blitar dan Kota Blitar.

"Kita juga menyalurkan beras untuk program sosial pemerintah, selain itu juga untuk kebutuhan operasi pasar," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.