Harga Beras Tinggi, Inflasi di Kabupaten Tulungagung 2,6 Persen
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Kamis, 07 Mar 2024 13:30 WIB
jatimnow.com - Kenaikan harga beras yang terjadi saat ini memicu kenaikan inflasi di Tulungagung. Harga beras di sejumlah pasar kini mencapai Rp15 ribu per kilogram. Meskipun begitu angka inflasi masih dibawah 3 persen.
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, kenaikan bahan pokok sembako ini terjadi secara umum di seluruh Indonesia. Dibandingkan dengan bulan Januari lalu, ada kenaikan inflasi di kabupaten Tulungagung.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pada Januari 2024 yang lalu kenaikan mencapai 2,42 %, sedangkan pada bulan Februari ini kenaikannya mencapai 2,6%.
"Dibanding Januari, ada kenaikan di bulan Februari ini, tapi kita masih wajar dan terjadi menyeluruh, yang paling banyak pengaruhnya ini karena tingginya harga beras," ujarnya, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor
Pihaknya mengakui, kenaikan juga terjadi secara umum di wilayah lain yang ada di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Tulungagung bukan daerah dengan kenaikan tertinggi sebab masih ada 10 kabupaten lain yang mendapatkan perhatian Pemprov karena kenaikannya mencapai 3-5 %.
"Bukan, kita bukan daerah yang jadi perhatian Pemprov karena kenaikannya masih wajar, yang jadi prioritas ini yang 10 daerah itu," tuturnya.
Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia
Guna menekan angka inflasi agar tidak melambung tinggi, pihaknya terus gencar menggelar operasi pasar di sejumlah lokasi, kendati kegiatan seperti ini tidak sampai menekan dan menurunkan inflasi namun Heru yakin Opsar bisa menahan laju inflasi sehingga stabilitas harga bisa tercapai di masyarakat.
"Tentu opsar akan kita lakukan lebih sering, lebih banyak lokasi yang disasar," pungkasnya.
Editor : Zaki ZubaidiURL : https://jatimnow.id/baca-66493-harga-beras-tinggi-inflasi-di-kabupaten-tulungagung-26-persen