Jumat, 19 Jun 2026 06:22 WIB

Tradisi Ziarah di Kompleks Makam Tanpa Nama Tulungagung Jelang Ramadan

Keluarga besar RSUD dr Iskak Tulungagung saat ziarah di kompleks makam tanpa nama. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Keluarga besar RSUD dr Iskak Tulungagung saat ziarah di kompleks makam tanpa nama. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ziarah makam biasa dilakukan menjelang masuknya bulan suci Ramadan. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia. Namun hal berbeda di lakukan oleh pihak RSUD dr Iskak Tulungagung.

Mereka melakukan ziarah dan megengan di kompleks makam tanpa nama di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Komplek makam ini dikelolah oleh pihak rumah sakit untuk memakamkan jenazah yang tidak dikenal dan tanpa identitas.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Plt Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Kasil Rohmad mengatakan komplek makam tanpa nama ini merupakan wujud kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.

Di lahan seluas 10 ru (140 meter persegi) ini dimakamkan 113 jenazah dewasa dan 31 jenazah bayi. Komplek makam ini mulai diaktifkan tahun 2009 dan ditutup tahun 2015 lalu karena sudah penuh.

"Kita memiliki tanggung jawab terhadap makam pasien kita yang identitasnya belum jelas. Oleh karena itu, kita yang berada di sini memiliki tanggung jawab moral untuk mendoakan mereka. Semoga arwah mereka diterima oleh Allah SWT dan berakhir dengan husnul khatimah," ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Baca Juga: RSUD dr Iskak Tulungagung Gelar Simulasi Penanganan Bencana dan Kegawatdaruratan

Sejak tahun 2015 terdapat peraturan dari Pemkab, bahwa jika ada penemuan mayat tanpa identitas dan tidak diketahui siapa keluarganya, maka akan dimakamkan di makam umum lokasi penemuan mayat tersebut.

Walaupun sudah ada aturan yang ditetapkan pemerintah, namun tetap saja terdapat mayat pasien tanpa identitas yang tidak bisa dimakamkan di makam umum sesuai ketentuan karena berbagai alasan, hingga akhirnya terpaksa kembali dimakamkan di lokasi ini.

"Semisal waktu pandemi Covid-19, kemudian ada satu jenazah korban kecelakaan yg sudah teridentifikasi dan oleh keluarga dilakukan pemindahan makam," tuturnya.

Baca Juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi RSUD dr Iskak Tulungagung Dituntut Hukuman 5 Tahun

Kasil menambahkan bahwa para karyawan Intalasi Kedokteran Forensik (IKF) secara rutin membersihkan makam tanpa nama ini. Mereka juga mengirimkan doa secara berkala meski identitas penghuni makam tersebut tidak diketahui. Hal ini dilakukan sebagai bentuk bentuk kepedulian RSUD dr Iskak Tulungagung dalam pelayanannya.

"Bahkan bagi mereka yang meninggal tanpa identitas, makamnya tetap dirawat," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.