Senin, 15 Jun 2026 14:42 WIB

Bocah Tulungagung Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Foto: Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Seorang bocah di Tulungagung tewas tenggelam di bekas galian pasir di tepi Sungai Brantas, Desa/ Kecamatan Ngantru. Korban NA (13) warga setempat ditemukan lemas di kedalaman 2,5 meter.

Korban awalnya berniat memancing bersama temannya. Namun korban memutuskan untuk bermain air di lokasi kejadian dan tenggelam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan peristiwa ini terjadi kemarin sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban datang bersama 3 temannya di lokasi kejadian.

"Selain korban ada 3 teman lainnya yang datang ke lokasi berniat memancing," ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Tak lama kemudian korban bersama dua temannya memutuskan untuk masuk ke dalam air. Mereka bermain air di lokasi bekas galian pasir tersebut. Sedangkan satu teman lainnya memilih tidak ikut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Korban sebenarnya sudah diperingatkan temannya untuk tidak terlalu ke arah tengah namun tidak dihiraukan.

"Korban bersama satu temannya lalu berteriak minta tolong karena tenggelam, nah ada temannya yang bisa berenang dan mencoba menyelamatkan teman lainnya, namun korban tidak bisa diselamatkan dan tenggelam," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Mengatahui kejadian ini, teman korban lalu melaporkan ke pihak keluarga. Mereka berusaha menyelam dan menemukan korban di kedalaman 3 meter dalam kondisi meninggal dunia.

"Kita langsung melakukan olah TKP terkait kejadian ini, jenazah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.