Jumat, 19 Jun 2026 07:53 WIB

Bupati Trenggalek Serap Aspirasi Perempuan, Anak dan Disabilitas

Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin saat menghadiri Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin saat menghadiri Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menghadiri Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas yang digelar di Prigi 360, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Dalam musyawarah ini, terdapat sejumlah usulan dan aspirasi.

Beberapa usulan dan aspirasi yang muncul di antaranya mendorong dan meningkatkan jumlah desa ramah perempuan dan peduli anak. Selain itu, meningkatkan literasi hukum bagi perempuan sebagai pencegahan dan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Selain itu, terdapat juga permintaan untuk melanjutkan 5000 wirausaha perempuan melalui e-commerce, pendampingan usaha dan kemudahan akses permodalan. Meningkatkan keterampilan konselor desa dan kuota bagi perempuan kepala keluarga peka untuk memperoleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengatakan, akan menampung seluruh usulan yang masuk. Usulan ini menjadi PR bagi Pemkab untuk mendorong seluruh desa ramah perempuan, anak dan disabilitas.

Baca Juga: 1.900 Petugas Sensus Ekonomi Surabaya Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Tak hanya itu, Mas Ipin juga meminta seluruh OPD punya data terpilah gender, dengan begitu pembangunan manusia yang berbasis gender benar-benar berbasis data.

"Indeks pembangunan gender Kabupaten Trenggalek saat ini 93%, artinya masih ada 7%. Jadi kalau mau indeks pembangunan gender yang bagus itu nilainya 100. Kalau 100 bener-bener setara antara laki-laki dan perempuan," ujarnya, Senin (04/03/2024)

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Dalam musyawarah ini perwakilan Disabilitas juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Karena sejumlah 667 orang penyandang disabilitas telah mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2024 ini. Harapannya, angka ini bisa diperluas lagi di tahun 2025 nanti.

"Insya Allah akan kita tambah," pungkas Mas Ipin.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.