Sabtu, 20 Jun 2026 20:23 WIB

Aksi Viral Pelaku Jambret Berseragam Sekolah di Bangkalan Diringkus Polisi

Pelaku penjambretan tak berkutik saat diamankan polisi (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pelaku penjambretan tak berkutik saat diamankan polisi (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Viral di media sosial beberapa waktu lalu, aksi penjambretan di Jalan Raya Telang Kecamatam Kamal, Bangkalan, oleh pelaku yang mengenakan seragam sekolah.

Satreskrim Polres Bangkalan menyatakan telah berhasil meringkus seorang pelaku dari penjambretan tersebut. Pelaku ternyata memang masih berstatus pelajar SMA.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

KBO Satreskrim Polres Bangkalan, Iptu Sugeng Hariana mengatakan pelaku penjambretan ini sebenarnya ada 2 orang, yakni SA (20) warga Kecamatan Tanah Merah dan S. Polisi berhasil meringkus SA di rumahnya, namun pelaku S masih kabur.

"Satu pelaku berhasil kami amankan sedangkan pelaku lain masih buron," ujarnya, Sabtu (2/3/2024).

Dalam aksinya, pelaku berboncengan menggunakan motor. SA duduk di bangku penumpang berperan sebagai pemetik atau orang yang melakukan aksi penjambretan. Sedangkan S sebagai joki yang mengemudikan motor.

"Perannya berbeda. Satunya pemetik dan yang S yang nyetir motor," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ia juga mengatakan, saat dilakukan penangkapan tersebut, pelaku sempat melakukan perlawanan. Ia berusaha kabur ke bekalang rumah saat polisi mendatangi rumahnya. Untuk menghentikannya, polisi sempat menembakkan peluru ke udara beberapa kali.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku kini harus mendekam di penjara dan dituntut pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

Sugeng juga mengatakan, dari hasil pendalaman kasus itu, pelaku diketahui telah melakukan penjambretan ponsel di 3 titik yang berbeda. Seluruh aksinya itu para pelaku menyasar korban perempuan.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Untuk TKP ada di Tanah Merah, Burneh dan juga Kamal. Sedangkan untuk pelaku statusnya merupakan pelajar SMA yang masih aktif," jelasnya.

Kini polisi memburu pelaku lain yang terlibat aksi penjambretan. Tak hanya itu, polisi juga memburu penadah ponsel curian yang biasa menjadi tempat pelaku menjual barang.

"Untuk hasil curiannya pelaku menjual ke penadah seharga Rp 1,350 juta dan hasilnya dibagi dua. Saat ini masih kami dalami dan kembangkan kasus ini " pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.