Sabtu, 20 Jun 2026 08:52 WIB

Pj Wali Kota Batu Tegaskan Pentingnya Sosialisasi Antisipasi Rawan Bencana

  • Penulis : Gerhana
  • | Senin, 26 Feb 2024 15:07 WIB

jatimnow.com - Pemkot Malang melalui Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menggelar Sosialisasi dan Edukasi Rawan Bencana di Hotel Atria Kota Malang, Senin (26/2/2024). Kegiatan itu dalam rangka mewujudkan Kota Malang Tangguh Bencana.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menekankan pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Selain itu, juga pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi rawan bencana ini diharapkan menjadi penguat dan kontribusi pemikiran positif bagi peningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Tentu dalam mengantisipasi ini perlu ada kesiapan yang tentunya tidak hanya dari relawan saja, tapi juga kesadaran dari masyarakat untuk bisa mengantisipasi, memitigasi serta langkah-langkah yang dilakukan dalam menghadapi bencana alam," kata Wahyu.

Menurutnya, Kota Malang tidak lepas dari risiko bencana, sehingga upaya mitigasi risiko bencana terus dikuatkan oleh Pemkot Malang.

Manajemen penanggulanan bencana juga terus diperkuat pada keempat area penanggulangan bencana, yakni Kesiapsiagaan (potensi bencana), Tanggap Darurat (saat terjadi/periode bencana), Rehabilitasi dan Rekonstruksi (pasca bencana) dan Pencegahan dan Mitigasi (situasi tidak terjadi bencana).

Penanggulangan bencana dikatakannya bukan hanya sekedar tugas pemerintah, melainkan perlu kolaborasi antar sektor dan peran masyarakat juga sangat penting.

"Pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan dalam upaya meningkatan mitigasi bencana. Sehingga penting untuk meningkatkan pengetahuan dalam rangka upaya tersebut, salah satunya melalui sosialisasi dan edukasi," katanya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sosialisasi dan edukasi merupakan kunci utama dalam mempersiapkan diri serta masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Total ada 21.655 orang sudah mendapatkan pelatihan dan pengetahuan yang diharapkan juga mengubah perilaku dan budaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh.

Wahyu pun mengapresiasi program yang dilakukan oleh BPBD Kota Malang dalam rangka sosialisasi dan edukasi rawan bencana ini.

Kegiatan ini juga bertujuan sebagai sarana pemantapan langkah dan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat Kota Malang yang tangguh dan mandiri.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Saat apel bencana beberapa waktu lalu kami cek semua sarana dan prasarana untuk menghadapi bencana di tahun 2024. Alhamdulillah dari kelengkapan sarana dan prasarana serta kesiapsiagaan dari relawan mereka sudah siap, tapi ini namanya antisipasi kita berdoa mudah mudahan di Kota Malang tidak terjadi bencana alam," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno berharap, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi rawan bencana yang diikuti oleh 180 peserta ini dapat memberikan pelatihan pengetahuan pada masyarakat tentang kebencanaan.

Diungkapkannya, lima kecamatan di Kota Malang telah menjadi Kecamatan Tangguh Bencana, 52 Kelurahan Tangguh Bencana, dan 5 kelurahan lagi ke depan diharapkan menyusul menjadi Kelurahan Tangguh Bencana.

"Ini juga untuk memotivasi dalam pencegahan penanggulangan bencana sehingga terbentuk kemandirian masyarakat. Serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi masyarakat demi terciptanya masyarakat kelurahan yang tangguh dan mandiri," katanya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.