Jumat, 19 Jun 2026 20:15 WIB

Ketika FKM Unair dan Malaysia Abdikan Diri untuk Warga Sumenep

Dosen FKM Unair Eka Cahya Febriyanto saat menyampaikan sambutannya. (Foto: Eka for jatimnow.com)
Dosen FKM Unair Eka Cahya Febriyanto saat menyampaikan sambutannya. (Foto: Eka for jatimnow.com)

jatimnow.com - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bersama sejumlah kampus di Malaysia menggelar pengabdian masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung selama 3-4 hari dengan menggelar sosialisasi kesehatan di salah satu pondok pesantren terpencil di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Dosen FKM Unair selaku koordinator acara, Eka Cahya Febriyanto, S.STAT, M.Kes mengatakan kegiatan ini diikuti 93 peserta. Rinciannya, 53 peserta merupakan dosen dari 5 universitas di Malaysia dan sisanya adalah dosen Unair.

Eka menyebut, kegiatan ini berlangsung dengan sejumlah target yang diusulkan oleh masing-masing fakultas. Keseluruhan target itu dikolaborasikan untuk mendukung tercapainya indikator SDGs (Sustainability Development Goals).

"Jadi seperti policy, education, poverty, kesehatan, untuk semuanya terus kolaborasi kemitraan,” kata Eka kepada jatimnow.com, Jumat (23/2/2024).

Peserta program ini, kata Eka, lebih banyak merupakan dosen dari luar negeri. Hal ini agar terbangun kolaborasi antardosen mitra dalam segala hal, terutama di bidang riset dan pengabdian masyarakat.

"Output-nya kolaborasi internasional, yang kedua terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang ada di daerah atau ada yang menjadi sasaran kita,” kata dia.

Selama program ini, para peserta akan terlibat dalam sejumlah kegiatan. Hari pertama, masing-masing peserta akan berpartisipasi dalam sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya kesehatan.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Nanti hari kedua kita bersih-bersih pantai di Sampang, terus yang ketiga nanti tanaman mangrove di Gunung Anyar,” ucap dia.

Sementara Wakil Rektor Bidang Riset dan Pengabdian Masyarakat Unair, Prof. Dr. Dra. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, M.Si, menjelaskan pengabdian kepada masyarakat yang digelar FKM Unair ini adalah bagian dari program World University Association for Community Development (WUACD) yang digagas Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak.

Program ini memang melibatkan sejumlah mitra perguruan tinggi luar negeri.

"Jadi community development ini kan penting ya, untuk membantu masyarakat atas permasalahan berbagai hal,” kata Nyoman.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Dia mengapresiasi program FKM ini yang menyinergikan antara kesehatan dengan lingkungan. Nyoman pun berharap kegiatan ini menjadi bagian dari peran FKM bersama para mahasiswa Unair serta mahasiswa Malaysia untuk mempercepat tercapaianya tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Khususnya terkait hidup bersih, sehat, dan menjaga lingkungan juga dengan baik,” pungkas dia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.