Minggu, 21 Jun 2026 04:07 WIB

Mensos Risma Beri Beasiswa Gadis di Malang yang Ditinggal Keluarganya Bunuh Diri

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 18 Feb 2024 17:38 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini bertemu dengan gadis berinisial AKE (13) di Kota Malang, Minggu (18/2/2024). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Menteri Sosial Tri Rismaharini bertemu dengan gadis berinisial AKE (13) di Kota Malang, Minggu (18/2/2024). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memeluk hangat gadis berinisial AKE (13) di Kota Malang, Minggu (18/2/2024). Gadis asal Pakis, Kabupaten Malang itu pada Desember 2023 lalu ditinggal oleh satu keluarganya yang tewas bunuh diri.

Kementerian Sosial RI memberi bantuan kepada AKE dalam bentuk beasiswa pendidikan senilai Rp50 juta. Pelajar yang masih duduk di bangku Kelas 1 SMP itu merasa senang menerima bantuan tersebut. 

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dia berharap, bantuan yang diterima dalam bentuk tabungan itu dapat meng-cover kebutuhan pendidikannya hingga kuliah nanti. 

"Kedepannya mungkin bisa buat SMA, kuliah, kebutuhannya pasti banyak, ditabung dulu sekarang," kata AKE.

Sebagai informasi, AKE ditinggal selamanya oleh saudara kembarnya ARE, serta ibu dan ayahnya. Mensos Risma sebelumnya pernah bertemu AKE, dan dirinya berjanji untuk memberikan bantuan. Ia juga memberi semangat kepada AKE. 

"Yang beasiswa aku janji sudah lama, terus sekalian ke Malang diserahkan," kata Risma. 

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Selain itu, dalam kegiatan tersebut Mensos Risma bersama salah satu platform donasi memberikan bantuan operasional kepada tiga penerima manfaat yang mengalami sakit parah. 

Bantuan yang diberikan kepada penerima manfaat untuk kebutuhan lain diluar dari tidak di-cover BPJS Kesehatan. 

"Karena itu kami minta bantuan dari Kita Bisa, dan kali ini penerima manfaat ada dari Malang, kemudian dari Jember, (juga dari Sumenep). Biasanya operasional ke rumah sakit, itu karena juga tidak di-cover oleh BPJS, dan keperluan lain," katanya. 

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Beberapa penerima manfaat seperti mengalami kanker mata dan hidrosefalus. Risma juga memberi saran bagi mereka. 

"Ada yang mengidap kanker saya anjurkan untuk mengkonsumsi kelor, bisa dalam bentuk teh atau makanan itu ternyata lebih kuat, lebih tangguh," katanya. 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.