Jumat, 19 Jun 2026 23:00 WIB

Relawan Caleg DPRD Kota Kediri Dinayana Cukur Gundul, Emang Boleh Seyakin Itu?

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 18 Feb 2024 10:11 WIB
Relawan Mbak Dina cukur gundul. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Relawan Mbak Dina cukur gundul. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Relawan Dinayana Kristian, Caleg DPRD Kota Kediri Dapil 2 Kecamatan Pesantren cukur gundul. Aksi ini sebagai wujud syukur mereka karena yakin berhasil mengantarkan Mbak Dina melenggang ke Mayor Bismo untuk periode 2024-2029

Dinayana yakin lolos melalui hitungan tim internal mereka. Meski rekapitulasi suara di tingkat PPK belum selesai, tapi berdasarkan data yang dihimpun tim Mbak Dina, caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) nomor urut satu itu sedikitnya telah mengantongi sebanyak 2.938 suara.

Baca Juga: DPRD Kota Kediri Desak Pemkot Segera Lanjutkan Pembangunan Alun-Alun

"Acara potong gundul ini adalah nazar dari tim Mbak Dina yang ada di Kelurahan Tosaren atas keberhasilan mengantarkan Mbak Dina menjadi anggota DPRD Kota Kediri periode 2024-2029," ujar salah satu tim Mbak Dina, Agus Kardi, Minggu (18/2/2024).

Menurutnya, Mbak Dina adalah putri terbaik asli Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kemenangan dalam Pileg 2024 menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim dan warga Tosaren.

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

"Harapan ke depan Mbak Dina amanah dan bisa membawa kemajuan Kota Kediri secara umum dan Kelurahan Tosaren khususnya," pinta Agus Kardi.

Hadir beberapa pentolan dari Relawan Mbak Dina dalam aksi cukur gundul ini. Diantaranya ada Hari, Pendik dan Bambang.

Baca Juga: Mbak Vinanda Paparkan Tantangan dan Strategi dalam Nota Keuangan RAPBD TA 2026

Diketahui, Dinayana Kristian SE adalah petahana yang kembali maju dalam Pileg 2024. Alumnus UMM Malang ini merupakan PAW dan Panggihono yang meninggal dunia.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.