Rabu, 17 Jun 2026 19:55 WIB

PBNU Laporkan Pria yang Sebut Allah Berkelamin Laki-laki ke Polda Jatim

Wajah pria yang menyebut Allah hidup di dunia dan seorang laki-laki (tangkapan layar).
Wajah pria yang menyebut Allah hidup di dunia dan seorang laki-laki (tangkapan layar).

jatimnow.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan melaporkan video viral seorang pria yang menyebut wujud Allah di dunia sebagai seorang berkelamin laki-laki dan Rasulullah Muhammad bukan nabi terakhir.

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi menyebut, pria yang ada dalam video tersebut perlu diperiksa kewarasan dan kejiwaannya. Ia juga berniat akan mencari orang tersebut.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Saya coba bantu minta atensi ke Kapolda Jatim," kata Gus Fahrur, Selasa (13/2/2024).

Tujuan pencarian pria tersebut, kata Gus Fahrur, agar dia segera diamankan. Video tersebut berpotensi menimbulkan kemarahan dari ormas-ormas Islam.

Ia juga akan mengerahkan kader NU untuk mencari, berkoordinasi dengan ormas-ormas di luar NU, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Dicari dan diperiksa agar tidak memantik kemarahan masyarakat lebih luas," imbuh dia.

Menurut Gus Fahrur, perbuatan tersebut adalah penistaan agama. Di Indonesia, kata dia, penistaan agama memiliki jeratan hukum yang telah diatur dalam undang-undang.

"Kalau jelas alamatnya itu bagus, kita minta polisi bertindak melakukan antisipasi untuk menjaga stabilitas keamanan, ujaran seperti ini mengacau harmoni masyarakat," pungkas Gus Fahrur.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Sebelumnya diketahui, viral di media sosial (medsos) aksi seorang pria yang menyebut wujud Allah di dunia sebagai seorang berjenis kelamin laki-laki.

"Saya tanya, apakah kau sudah lihat wujudnya Allah di dunia?" kata pria yang mengenakan baju kotak-kotak lengkap dengan songkok warna emas itu, dengan lantang suara "Sudah," mengikuti, seperti dilihat jatimnow.com, Selasa (13/2/2024).

"Wujudnya apa? Manusia, laki-laki, pernah nggak ini," tegas dia.

Pria tersebut seolah sengaja merekam aksinya, karena beberapa kali melirik rekaman. Selain menyebut wujud Allah didunia, ia juga menegaskan jika Rasulullah (Muhammad) bukanlah nabi terakhir.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

"Nabi Muhammad bukan Rasulullah terakhir. Lho, ini cocot saya, barang bukti, barang bukti ya. Nabi Muhammad bukan Rasulullah terakhir," tegas dia.

Bahkan, ia menghimbau kepada masyarakat tak mempercayai ajaran para ulama. Menurut dia, Allah adalah seorang berjenis kelamin laki-laki dan Rasulullah Muhammad SAW bukan nabi terakhir.

"Kalian dibohongi sama ulama goblok-gobloki itu, mereka ndak ngerti ya, cuma tau syariat, cuman tau pengetahuan, teori, pengetahuan, angan-angan, dugaan," katanya.

Pantauan jatimnow.com, video tersebut telah viral di Youtube Shorts telah mendapat komentar sebanyak 1,6 ribu dan disukai seribu pengguna.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.