Selasa, 16 Jun 2026 18:43 WIB

10 WNA Masuk DPT Tulungagung, Sebagian Miliki Identitas Ganda

Komisioner KPU Tulungagung, Safari Hasan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Komisioner KPU Tulungagung, Safari Hasan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung mendapati 10 warga negara asing (WNA) masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024. Para WNA tersebut ternyata memiliki identitas ganda sebagai WNI. Pihak KPU telah mengusulkan untuk mencoret para WNA ini dari DPT.

Komisioner KPU Tulungagung, Safari Hasan mengatakan, pada awal Februari 2024 KPU Provinsi Jawa Timur mengirimkan sebanyak 15 data WNA yang tinggal di Tulungagung. Data itu diberikan setelah temuan WNA Rohingya masuk dalam DPT Tulungagung.

Baca Juga: Berikut Nama Sopir Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo

"Setelah ada temuan WNA Rohingya masuk DPT, kami menerima data WNA dari KPU provinsi," ujarnya, Minggu (11/02/2024).

Setelah menerima data tersebut, KPU melakukan pengecekan kembali dengan berkirim surat kepada Kantor Imigrasi Blitar untuk meminta data WNA yang bertempat di Tulungagung.

Hasilnya, mereka mendapatkan total 115 WNA yang tinggal di Tulungagung. KPU langsung meminta PPK dan PPS untuk melakukan penyisiran. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah mereka masuk DPT atau tidak.

Baca Juga: Aktivitas WNA di Tulungagung Resahkan Warga, Imigrasi Blitar Lakukan Deportasi

"Dari 115 WNA ternyata tidak semua bisa ditemukan. Karena beberapa alasan, WNA yang sudah tidak tinggal di Tulungagung atau pergi ke negara asal," ungkapnya.

Namun, KPU Tulungagung menemukan ada 10 WNA yang masuk dalam DPT Tulungagung. Kini 7 WNA sudah diusulkan untuk dicoret dalam DPT.

"Ada 3 WNA sepertinya memiliki identitas ganda. Karena dia terdaftar sebagai WNA di Imigrasi tapi memiliki E-KTP," paparnya.

Baca Juga: Bawaslu Kediri Minta KPU Segera Perbaiki Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II 2025

Safari menegaskan bahwa 10 WNA yang masuk dalam DPT tidak akan menerima surat undangan memilih dari KPPS. Temuan 10 WNA masuk dalam DPT akan menjadi catatan bagi KPU Tulungagung.

"Dalam menetapkan DPT kami telah melakukan rangkaian panjang validasi. Bahkan kami juga sudah melakukan pemutakhiran daftar pemilih," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.