Selasa, 23 Jun 2026 08:44 WIB

Ribuan Buruh Rokok di Jatim Titip Pesan ke Ketua Projo: Matur Nuwun Jokowi!

Ketua Projo Jatim Bayu Airlangga saat menyapa dan mendengar aspirasi para buruh rokok (foto: Faiq for jatimnow.com)
Ketua Projo Jatim Bayu Airlangga saat menyapa dan mendengar aspirasi para buruh rokok (foto: Faiq for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Ketua DPD Pro Joko Widodo (Projo) Jawa Timur, Bayu Airlangga, bertemu dengan puluhan ribu buruh sigaret kretek tangan (SKT) di 4 wilayah berbeda, yakni Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Madiun.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Dalam perjumpaannya dengan buruh SKT ini, Bayu mengaku mendapat banyak titipan aspirasi agar program-program Presiden Jokowi terus dilanjutkan.

"Saya bertemu di 4 kabupaten berbeda, dan mereka semua ingin agar program Presiden Jokowi bisa diteruskan ke depan. Dan harapan buruh penerus Pak Jokowi ya Prabowo-Gibran," kata Bayu dalam keterangannya, Minggu (11/2/2024).

Bayu menyebut para buruh SKT juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang hanya menaikkan cukai rokok SKT di angka 4,7% pada tahun 2024 ini.

"Keberpihakan Pak Jokowi kepada rakyat, kepada buruh SKT diharapkan bisa diteruskan oleh penerus beliau yang akan memimpin 5 tahun ke depan. Apalagi sektor SKT ini menyerap pekerja banyak sekali," kata Bayu.

Baca Juga: Solusi Konkret Atasi Rokok Ilegal, Gus Lilur Suarakan Tritura Petani Madura

Mantan Gubernur Jatim 2009-2019 yang turut hadir. yakni Soekarwo (Pakde Karwo) menceritakan saat cukai SKT naik sangat tinggi tahun 2020 silam.

Kala itu, cukai rokok SKT naik 16,44�rdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 152/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

"Saya menerima masukan dari pabrik dan owner SKT karena banyak PHK ketika cukai naik sampai 16 persen tahun 2020 lalu. Kala itu, hampir setengah pekerja buruh SKT di pabrik-pabrik di-PHK. Padahal, SKT sangat menyerap puluhan jutaan pekerja di seluruh Indonesia," ujar Pakde Karwo.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

"Kala itu masukan dari buruh yang saya tampung kemudian saya sampaikan langsung dan diterima Presiden Jokowi. Saat itu, Presiden yang langsung turun mengecek ke lapangan, akhirnya ambil keputusan tidak ada kenaikan cukai untuk SKT tahun 2021 sebagai komitmen pemerintah juga dalam recovery ekonomi saat pandemi COVID-19," tambah Pakde Karwo yang juga Anggota Wantimpres RI.

Hal tersebut juga diungkapkan salah satu buruh SKT asal Madiun, Sukmini.

"Ketika itu, cukai SKT sempat naik 16 persen, banyak PHK massal. Sekarang kenaikan cukai SKT sangat kecil hanya 4,7 persen, pabrik bisa kembali pakai pekerja lagi. Kami bisa bekerja lagi, saya harap penerus Pak Jokowi bisa melanjutkan program-program pro rakyat cilik," ujar Sukmini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.