Sabtu, 13 Jun 2026 05:49 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan Perguruan Tinggi jadi Espisentrum Lahirnya Inovasi

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Jumat, 02 Feb 2024 12:53 WIB
Gubernur Khofifah saat menghadiri Wisuda ke-109 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya Tahun 2024 di Graha UNESA Surabaya (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah saat menghadiri Wisuda ke-109 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya Tahun 2024 di Graha UNESA Surabaya (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya perguruan tinggi sebagai Intelektual Capital.

Khofifah mendorong setiap perguruan tinggi agar menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk menjadi episentrum lahirnya inovasi.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

"Jika seringkali kita menyebut bahwa Social Capital itu penting, maka Intelectual Capital luar biasa perannya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, utamanya dalam mencetak SDM yang unggul dan berkualitas," ucap Gubernur Khofifah saat menghadiri Wisuda ke-109 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya Tahun 2024 di Graha UNESA Surabaya, Kamis (1/2/2024).

Khofifah mengingatkan, pentingnya pembangunan SDM untuk menjadi pilar pembangunan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Sehingga peran perguruan tinggi sebagai intelectual capital ini penting dalam mencetak SDM yang tidak hanya kompeten dan unggul, tapi juga memiliki daya saing tinggi.

"Bagaimana kita mewujudkan SDM unggul Indonesia yang harus terus kita dorong, perguruan tinggi harus terus menghasilkan inovasi. Oleh karena itu, kita harus mencari format terbaik melahirkan inovasi terbaik, bahwa ketika inovasi lahir maka akan memberikan manfaat yang lebih baik dan lebih besar lagi," ujarnya.

Khofifah menjelaskan, berdasarkan data dari IMD World Competitiveness Booklet 2023, Global Competitiveness Index ASEAN, dalam hal pembangunan SDM, Indonesia berada di peringkat 34 . Sedangkan, Singapura berada di peringkat 4, Malaysia 27, dan Thailand di posisi 30.

Kemudian pada data Global Innovation Index 2023 yang dirilis oleh WIPO, Indonesia menempati posisi ke 61. Terhitung jauh dari dua negara ASEAN lain, yaitu Singapura dan Malaysia yang masing-masing di posisi 5 dan 36.

Selain itu, berdasarkan Global Talent Competitiveness Index 2023, daya saing SDM untuk dunia kerja Indonesia masih berada pada peringkat 80, dimana Thailand pada peringkat 79 dan Singapura di peringkat 2.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Ini menjadi PR kita, bahwa daya saing dan inovasi kita masih harus kita dorong bersama. Perguruan Tinggi harus menjadi episentrum dari seluruh inovasi," jelasnya.

Namun, jika tingkat pendidikan secara nasional, Khofifah menyebut, iklim pendidikan di Jawa Timur yang terbaik dan mendapat pengakuan secara luas.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah mahasiswa baru pada tahun 2023, Jawa Timur menjadi yang tertinggi nasional. Tercatat 345.600 mahasiswa atau setara 13,76�ri jumlah mahasiswa seluruh Indonesia.

"Dari jumlah perguruan tinggi, Jawa Barat tertinggi. Namun Jatim tertinggi jumlah mahasiswanya. Ini artinya lembaga pendidikan di Jatim mendapatkan kepercayaan tinggi dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari dalam dan luar jawa Timur, bahkan dari luar negeri," ucapnya.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Khofifah menuturkan, ada 5 poin dalam mewujudkan SDM unggul, yakni pendidikan karakter, deregulasi dan debirokratisasi, meningkatkan investasi dan inovasi, penciptaan lapangan pekerjaan serta pemberdayaan teknologi.

Dalam ikhtiarnya, Khofifah menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim 2023 mencapai 74,65, naik 0,6 poin dari tahun sebelumnya dan berhasil melampaui IPM nasional sebesar 74,39.

"Alhamdulillah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim dalam 5 tahun berturut-turut selalu lebih rendah dari nasional. Terbaru, TPT Jatim pada Agustus 2023 berada di angka 4,88 persen jauh di bawah nasional yang sebesar 5,32 persen. Ini artinya lembaga pendidkan kita sudah bisa menjawab kebutuhan dudika (dunia usaha dan dunia industri kerja)," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.