Kamis, 18 Jun 2026 15:48 WIB

Ini Hasil Autopsi Penyebab Kematian Bocah 5 tahun saat Tidur di Tulungagung

Jenazah korban usai menjalani autopsi di rumah sakit. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jenazah korban usai menjalani autopsi di rumah sakit. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi telah merampungkan proses autopsi terhadap jenazah bocah berinisal S (5), warga Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Korban ditemukan tewas di dalam kamarnya, Kamis (01/02/2024) pagi. Karena kematian korban diduga tidak wajar, polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kanit PPA Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Fatahillah Aslam mengatakan proses autopsi telah rampung kemarin malam. Autopsi dilakukan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung. Dari hasil autopsi secara umum, korban meninggal dunia disebabkan gangguan saluran pernafasan.

"Dari hasil autopsi, kami telah mendapatkan hasil resume sementara dugaan penyebab kematian korban karena disebabkan gangguan saluran pernafasan," ujarnya, Jumat (02/02/2024).

Kematian korban ini belum dapat dipastikan soal kewajarannya. Termasuk penyebab apa yang membuat korban mengalami gangguan saluran pernafasan.

Untuk memperkuat hasil autopsi ini, polisi mengambil beberapa sampel pada tubuh korban untuk di uji laboratorium. Sampel yang diambil berupa darah, rambut, cairan pada lambung dan segelas cairan yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Kematian korban ini belum bisa kami simpulkan wajar atau tidak. Karena kami masih proses lidik, hasil lab kami masih menunggu. Kami juga masih melakukan koordinasi dengan Labfor Polda Jatim dan Bidokes," paparnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Polisi juga masih belum bisa meminta keterangan kepada para saksi dari pihak keluarga korban. Mengingat mereka saat ini masih berduka.

Disinggung soal kondisi ibu korban, Fatahillah Aslam mengungkapkan bahwa saat ini masih dalam perawatan medis di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Di sisi lain, polisi juga belum dapat meminta keterangan, karena kondisi ibu korban masih shock.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Rencana kami akan meminta keterangan dari pihak keluarga. Karena pada saat kejadian, keluarga yang paling tahu, kondisi ibu korban sudah membaik, tapi belum bisa berkomunikasi karena masih shock," pungkasnya.

Sebelumnya, korban ditemukan tewas di dalam kamar pada Kamis (01/02/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui meninggal dunia pertama kali oleh neneknya. Sebelum kejadian, ibu korban mengalami muntah-muntah dan dibawa ke rumah sakit oleh suaminya. Saat hendak berangkat mereka memanggil saksi untuk menemani korban yang sedang tidur. Saksi kemudian curiga karena tubuh korban dingin. Saat dicek ternyata korban sudah meninggal dunia.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.